Suatu hari, seorang teman menatap saya dengan wajah heran. “Kenapa ada orang salat dengan tangan lurus di samping?” tanyanya pelan. Pertanyaan sederhana itu justru membuka pintu pada dunia yang selama ini jarang kita ketahui—dunia perbedaan dalam fikih Islam. Sebab selama ini kita secara pasif mengikuti orang tua, menerima pelajaran sekolah, atau menerima informasi ustaz tapi mengetahui latar belakangnya.

Fikih, sebagai cabang (furuk) dalam ajaran Islam, memang sering menjadi ruang perselisihan. Sayangnya, tidak jarang hal-hal teknis seperti posisi tangan saat salat justru dianggap lebih penting daripada kekhusyukan itu sendiri. Padahal Al-Qur’an mengingatkan, “Sungguh beruntung orang-orang yang khusyuk dalam salatnya.” (Q.S. Al-Mu’minun: 1–2).

Tulisan ini tidak bertujuan memperdebatkan siapa yang paling benar, melainkan mengajak kita memahami keragaman. Dalam sejarahnya, ulama besar seperti Ja’far Aṣ-Ṣādiq pernah menjadi guru bagi tokoh-tokoh seperti Abū Ḥanīfah dan Mālik bin Anas. Ini menunjukkan bahwa perbedaan tidak selalu berarti pertentangan.

Empat mazhab utama ahlusunah—Hanafi, Maliki, Syafii, dan Hanbali—memiliki variasi dalam praktik salat. Begitu pula mazhab Syiah Ja’fari yang dianut sebagian muslim lainnya. Perbedaan ini lahir dari metode ijtihad, bukan dari keinginan untuk berpecah. Penelitian dalam studi keislaman modern juga menunjukkan bahwa memahami perbedaan mazhab dapat menurunkan prasangka dan konflik internal.

Pada akhirnya, mengenal bukan untuk menghakimi. Karena bisa jadi, yang kita anggap asing hari ini, hanyalah saudara yang belum kita pahami. Berikut ini ringkasan perbedaan umum tata cara salat dalam lima mazhab fikih utama sebagaimana ditulis oleh Syekh Jawād Al-Mughniyah  dalam Al-Fiqh ‘alā Al-Mażāhib Al-Khamsah.

Takbiratulihram

HanafiBoleh dengan Allahu Akbar, Allahu A’ẓam (Maha Agung), atau Allahu Ajall (Maha Mulia) dan yang sesuai dengan makna lainnya.
MalikiWajib dengan Allahu Akbar.
SyafiiBoleh Allahu Akbar atau Allahu Al-Akbar.
HambaliWajib dengan Allahu Akbar.
Ja’fariWajib dengan Allahu Akbar.

Sedekap

HanafiSedekap adalah sunah bukan wajib di bawah pusar.
MalikiDisunahkan untuk tidak sedekap.
SyafiiSedekap adalah sunah di bawah dada di atas pusar.
HambaliSedekap adalah sunah di bawah pusar.
Ja’fariTidak sedekap dalam salat.

Bacaan Basmalah

HanafiBoleh tidak membaca basmalah karena bukan bagian dari surah.
MalikiBasmalah bukan termasuk bagian dari surah, bahkan disunahkan untuk ditinggalkan.
SyafiiWajib membaca basmalah karena bagian dari surah.
HambaliBasmalah bagian dari surah, tapi membacanya harus pelan.
Ja’fariBasmalah bagian dari surah dan wajib dibaca dengan jahr (nyaring) pada setiap salat.

Bacaan Al-Fātiḥah

HanafiAl-Fātiḥah wajib pada 2 rakaat pertama, sedangkan rakaat 3 dan rakaat 4 boleh diganti dengan tasbih atau diam. Setelahnya membaca amin.
MalikiAl-Fātiḥah wajib setiap rakaat. Setelahnya membaca amin.
SyafiiAl-Fātiḥah wajib pada setiap rakaat. Setelahnya membaca amin.
HambaliAl-Fātiḥah wajib pada setiap rakaat. Setelahnya membaca amin.
Ja’fariAl-Fātiḥah wajib pada 2 rakaat pertama, sedangkan rakaat 3 dan rakaat 4 boleh diganti dengan tasbih subḥanallāh wal-ḥamdulillāh wa lā ilāha illallāh wallāhu akbar. Setelahnya tidak membaca amin.

Kunut

HanafiKunut hanya ada pada salat witir.
MalikiKunut hanya ada pada salat Subuh.
SyafiiKunut sunah setelah rukuk pada salat Subuh.
HambaliKunut hanya ada pada salat witir.
Ja’fariKunut adalah sunah pada setiap salat.

Bacaan Saat Rukuk

Hanafiسُبْحَانَ رَبي العَظِيْمِ
Malikiسُبْحَانَ رَبي العَظِيْمِ
Syafiiسُبْحَانَ رَبي العَظِيْمِ
Hambaliسُبْحَانَ رَبي العَظِيْمِ
Ja’fariسُبْحَانَ رَبي العَظِيْمِ وَبِحَمْدِه atau سُبْحَانَ الله, سُبْحَانَ الله, سُبْحَانَ الله 

Posisi Sujud

HanafiDahi wajib menyentuh/menempel; sedangkan dua telapak tangan, dua lutut, ibu jari kaki disunahkan.
MalikiDahi wajib menyentuh/menempel; sedangkan dua telapak tangan, dua lutut, ibu jari kaki disunahkan.
SyafiiDahi wajib menyentuh/menempel; sedangkan dua telapak tangan, dua lutut, ibu jari kaki disunahkan.
HambaliDahi, dua telapak tangan, dua lutut, ibu jari kaki, dan hidung wajib menyentuh/menempel.
Ja’fariDahi wajib menyentuh/menempel; sedangkan dua telapak tangan, dua lutut, ibu jari kaki, dan hidung disunahkan.

Lafaz Tasyahud

Hanafiالتَحِياتُ لله وَالصلَوَاتُ وَالطَيِبَاتُ وَالسَلامُ, عَلَيْكَ اَيُهَا النَبِي وَرَحْمَةُ الله وَبَرَكَاتُه, السَلامُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللهِ الصَالِحِيْنَ, اَشْهَدُ اَنْ لا الَهَ اِلا الله, وَاَشْهَدُ اَن مُحَمَدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ
Malikiالتَحِيَاتُ لله الزَاكِيَاتُ لله الطَيِبَاتُ لله الصَلَوَاتُ لله, السَلامُ عَلَيْكَ اَيُهَا النَبِي وَرَحْمَةُ الله وَبَرَكَاتُه, السَلامُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللهِ الصَالِحِيْنَ, اَشْهَدُ اَنْ لا الَهَ اِلا الله وَحْدَهُ لا شَرِيْكَ لَه, وَاَشْهَدُ اَن مُحَمَدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ
Syafiiالتَحِيَاتُ المُبَارَكَاتُ الصَلَوَاتُ الطَيِبَاتُ لله, السَلامُ عَلَيْكَ اَيُهَا النَبِي وَرَحْمَةُ الله وَبَرَكَاتُه, السَلامُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللهِ الصَالِحِيْنَ, اَشْهَدُ اَنْ لا الَهَ اِلا الله, وَاَشْهَدُ اَن مُحَمَدًا رَسُوْلَ الله
Hambaliالتحيات لله والصلوات والطيبات, السَلامُ عَلَيْكَ اَيُهَا النَبِي وَرَحْمَةُ الله وَبَرَكَاتُه, السَلامُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللهِ الصَالِحِيْنَ, اَشْهَدُ اَنْ لا الَهَ اِلا الله وَحْدَهُ لا شَرِيْكَ لَه, وَاَشْهَدُ اَن مُحَمَدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ, اللهُم صَلِ عَلَى مُحَمَد
Ja’fariاشهد لا إله إلا الله وحده لا شريك له, وَاَشْهَدُ اَن مُحَمَدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ, اللهم صل على محمد وآل محمد

Lafaz Salam

Hanafiالسَلامُ عَليْكُمْ وَ رَحْمَة الله
Malikiالسَلامُ عَليْكُمْ وَ رَحْمَة الله
Syafiiالسَلامُ عَليْكُمْ وَ رَحْمَة الله
Hambaliالسَلامُ عَليْكُمْ وَ رَحْمَة الله
Ja’fariالسَلامُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللهِ الصَالِحِيْنَ, السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Discover more from islah.blog

Berlangganan untuk mendapatkan tulisan terbaru lewat email.

36 responses to “Perbedaan Salat Lima Mazhab: Hanafi, Maliki, Syafii, Hambali, Ja’fari”

  1. Avatar Al-Bantani
    Al-Bantani

    Mohon jika menulis fikih, ditulis juga dalilnya…
    Karena tidak mungkin, Para imam melakukan Sholat atau gerakannya tanpa dalil…

    dalil bisa dari Al-Quran atau Al-Hadist

    Terima kasih..

    1. Avatar Ali Reza

      Karena ini blog dan bukan kitab kuning, sehingga yang menginginkan detailnya silakan merujuk sumber mazhab tersebut (Misal, mazhab Syafi’i ke Al-Umm, atau Al-Kafinya Ibnu Qudamah untuk mazhab Hanabilah). Sedangkan rujukan saya di atas adalah fikih perbandingan (sehingga tidak menyebut dalil lengkap). Terima kasih masukannya :)

  2. Avatar Yoma S

    walaupun bukan kitab kuning, tapi alangkah lebih baiknya kalau menulis fiqih jg ditulis dalilnya (sya setuju dengan sdr al-bantani). Apakah sudah sesuai dengan sunnah Nabi (yg dituntunkan Nabi Muhammad Saw), ataukah hanya bid’ah. Menggenai yg ditulis di atas apakah Rosululloh jg menuntunkan?karena sbgai orang awam sya jg mau tau. Jgn sampai yg kita tulis jd membinggungkan masyarakat. Soalnya setahu sya amalan2 bid’ah itu tertolak.
    terima kasih.
    wallahu’alam bishawab

    1. Avatar Ali Reza

      Orang awam sejatinya hanyalah membutuhkan petunjuk praktis. Ulama dari berbagai mazhab Islam justru telah menerimanya dari berbagai dalil nas (ayat dan hadis) dan juga dengan penerimaan (seleksi) yang berbeda sehingga menimbulkan produk hukum yang berbeda. Sehingga dalil detail itu sudah menjadi wilayah para imam mazhab, bukan konsumsi awam seperti kita. Terima kasih.

  3. Avatar fathurrahman.hamzah
    fathurrahman.hamzah

    saya berharap agar segenap masyarakat kaum muslimin dan muslimat indonesia telah membaca dan mempelajari mazhab2 yg ada pada islam,shgg tidak lagi terbawa bawa bersam orang2 yang suka menkafirkan sesama SAUDARANYA!

  4. Avatar ferick
    ferick

    assalamu’alaikum wr wbr
    alhamdulillah sy jd lbh tau ttg fikih dr mazhab ahlul bait.. terima kasih..
    namun yg mengganjal, kok bacaan tahyatnya sgt berbeda ya? kl itu memang bersumber dr junjungan kita imam Ja’far Shiddiq as, knp imam Malik dan imam Syafii tdk mengikuti imam Ja’far Shiddiq as yg tdk lain adalah guru mereka (dan bahkan beliau adalah seorang ahlul bait)??? mungkin mas punya jawaban utk sy yg sgt awam.. terima kasih..
    wassalam

    1. Avatar Ali Reza

      Alaikum salam. Saya yang awam juga akan memberi pandangan. Di antara penyebab perbedaan, pertama perbedaan penerimaan hadis, kedua Imam Malik tidak hanya berguru kepada Imam Ja’far saja. Wallahualam.

  5. Avatar Jie Ilga

    Aku kepingin tahu kenapa mengucapkan amin setelah membaca surat alfatiha tidak boleh,apa alasan nya

    1. Avatar Ali Reza

      Tidak ada bukti kuat dalam fikih ahlulbait (Imamiah), namun disunahkan membaca “alhamdulillah rabbil ‘alamin”

  6. Avatar Jie Ilga

    apa ada hadist yang menyatakan qunut setiap sholat

    1. Avatar Ali Reza

      Di antaranya:
      عن البراء أن النبي صلى الله عليه وسلم كان لا يصلي صلاة مكتوبة إلا قنت فيها‏
      Dari Al-Bara (ra), “Sesungguhnya Nabi tidak salat wajib kecuali membaca qunut.” (Majma’ Az-Zawaid, 2/138, #2829)

  7. Avatar Jie Ilga

    Sebagain ulama syiah mengatakan klo seseorang bermahzab syiah sholat di belakang atau menjadi makmum sedangkan yang menjadi imam orang sunni maka dia harus mengulangi sholat nya,tapi klo sholat nya di tujukan dengan bertaqiyah tidak mengapa tanpa mengulangi sholat nya,atau bertujuan menjaga ukuwah islamiyah maka sholat nya tidak mengapa atau syah,

    kenapa sebagian ulama syiah mengatakan sholat nya,harus mengulangi kembali, apa alasan nya

    1. Avatar Ali Reza

      Beragam alasan yang mempengaruhi (termasuk kondisi zaman) dan sesuai dengan kapasitas keilmuan sang mujtahid. Ulama seperti Imam Khomeini, Sayid Ali Khamenei (rujukan mayoritas saat ini), Almarhum Fadhil Lankarani, dan Syekh Makarim Syirazi menyatakan sah salat dibelakang suni (tanpa mengulang).

  8. Avatar Jie Ilga

    dimasa rosululoh saw tidak ada sunni dan tidak ada syiah
    kenapa setelah masa khalifah ali bin abi tholib terpecah menjadi syiah dan sunni, apakah orang sunni yang meningal dunia sedang dia ber amal sholeh akan masuk neraka seperti ulama imam syafii,hambali,maliki,dll karena bukan bermazhab syiah padahal mereka orang orang yang mencitai ahlul bait

    1. Avatar Ali Reza

      “Benih” Syiah sudah aja sejak zaman Rasul dan tidak timbul setelah masa Khalifah Ali. Neraka/surga bukan milik mazhab tertentu.

  9. Avatar amru84
    amru84

    Klo bisa bahannya dr manual book diubah ke e-book, saran saja….
    matornuwon..

  10. Avatar sae
    sae

    ass wr wb…

    kang mo tnya…dmn sy bisa mndapatkan buku /judul perihal cara sholat versi ahlul bait(referensi)….krn alquran akn slalu bersama dengan imam ahlulbait as hingga berteum rasul saww di telaga haudh…(hadis tsaqalain)

    thx infonya
    wassalam

    1. Avatar Ali Reza

      Alaikumsalam Wr. Wb.

      Saya tidak tahu apakah masih ada cetakan baru di toko buku, di antara judulnya adalah Fikih Lima Mazhab, atau Cara Salat Mazhab Ahlul Bait. Kalau saya ketemu versi .pdf akan saya kabari, insya Allah.

  11. Avatar Wazdy
    Wazdy

    Assa. Wr.Wb. Apakah caranya shalat Imam Ali sama dengan cara shalatnya mazhab ahlul Bait ?

  12. Avatar m.tuntas

    assa.Wr.Wb.apkah ada buku yang memuat tentang perbedaan bacaan sholat antara muhammadiah, suni, dan sunah waljamaah.terimah kasih.

  13. Avatar khordova
    khordova

    Ass..tanya mas, pada tahyat awal dan akir itu jari telunjuk digerak-gerakan itu mashab apa trms

  14. Avatar Matthew
    Matthew

    Great Post, Thx! Thank you for sharing this!

  15. Avatar Muhd Ja'far Bustomi (@mjbustomi)

    kalau tentang mengangkat kedua tangan setiap setelah sujud ada dasarnya ndak?

    1. Avatar Ali Reza

      Mungkin yg dimaksud ada di artikel Takbir yang Dilecehkan.

  16. Avatar erick
    erick

    Assalamua`laikum wr wb

    saya mau tau kenapa ada beberapa orang ada yang mengangkat tangan sejajar / sejurus dengan bahunya? apakah ada dalilnya? apakah ada madzhab tertentu yang mengamalkan hal
    itu?

  17. Avatar erick
    erick

    Afwan..ana lupa
    maksud saya tadi mengangkat sejajar/sejurus bahu ialah pada saat di setiap takbir dalam sholat.

    1. Avatar Ali Reza

      Waalaikumussalam Wr. Wb.

      Ada dua riwayat dalam ahlusunah terkait hal tersebut: sejajar dengan bahu dan sejajar dengan telinga. Kita bisa damaikan riwayat itu dengan telapak tangan sejajar bahu dan ujung jari sejajar dengan telinga. Dalam buku fikih ahlulbait, takbiratul ihram harus sejajar dengan telinga.

  18. Avatar Belajar Lewat Google

    allahuakbar, salam kenal ditunggu kunjungan baliknya

  19. Avatar kembalikan pada alquran
    kembalikan pada alquran

    dalam al qur’an,al fatihah ada berapa ayat?mulainya dari mana baca surah alfatihah??

  20. Avatar Aryapassatan Tujuhlautan

    URUSAN FIQIH ADALAH URUSAN FURU’ YANG DIMUNGKINKAN ADA PERBEDAAN; SEHINGGA JIKA KITA SALING MENGKAFIRKAN SALING MENGHINAKAN MAKA KITA DAPAT TERKATEGORI “KURANG AJAR” ATAU ” BANGSAT” DALAM PERSPEKTIF PERSAUDARAAN ISLAM

  21. Avatar Aryapassatan Tujuhlautan

    SILAHKAN SAJA BERBEDA, BIASAKANLAH KITA HIDUP MENERIMA KEBERAGAMAN ITULAH KEKAYAAN; DENGA BUMI DAN BUDAYA KITA YANG TERHAMPAR BEGITU LUAS, YANG PENTING MEREKA BERTUHA YANG SAMA, BERNABI YANG SAMA DAN BERDASAR QURAN-HADITS YANG SAMA;; TOH YANG DI.LIHAT ALLAH HANYA HATI KITA.. AMALAN ITU HANYALAH REFLEKSI HATI KITA..MARI BERSAUDARA- BERSATU-BERKASIH CINTA-AGAR MENJADI RAHMAT BAGI SEMESTA ALAM.

    1. Avatar hati-hati wahabi
      hati-hati wahabi

      Hati-hati dengan wahabi yang senang mengkafirkan umat islam yang tidak sama dengan cara ibadahnya mereka

  22. Avatar Ken
    Ken

    untuk lafaz salam dalam mazhab ahlulbait. salam kepada baginda rasulullah saw nya mana om?

  23. Avatar Solomonici
    Solomonici

    Dalam memahami hadits “Shalatlah sebagaimana kamu melihatku (Rasulullah saw) shalat” aja bisa muncul berbagai versi ya…. Hmmm

    Terus versi mana yang kira-kira lebih mendekati “shalat sebagaimana Rasulullah saw shalat”?

  24. Avatar Anti-Majusi
    Anti-Majusi

    ANJING ANJING SYIAH INI SUDAH BISA MEMBUAT BLOG SEPERTI BEGINIAN, SESAT!!!

    KEMBALILAH KE AJARAN YANG BENAR.. SEBELUM IBU, SAUDARI KALIAN DI MUTAH MULLAT HINA ITU!!

    LAKNATULLAH!!! SYIAH LAKNATULLAH!! SADAR KALIAN BUDAK MAJUSI!

  25. Avatar shaliq

    Trimakasih…smoga berkah pakde.
    kl boleh tau buku referensi apa aja tentang fiqih ja’far as soddiq as..
    Atau cetakan yg baru yg bersumber dri beliau.
    Sya mengimani beliau sebagai rujukan ahli fiqih sya..namun msih minim soal informasinya.
    Wassalam

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari islah

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca