Aku Ingin Memelukmu

Aku Ingin Memelukmu

Mendekat, menyentuh, memegang erat-erat, lalu memeluknya merupakan bahasa tubuh yang mengungkapkan rasa kepedulian. Efek positif yang muncul dapat segera dirasakan oleh orang yang memeluk maupun yang dipeluk. Kita yang pernah melakukannya akan merasa tenang saat dan setelahnya; apalagi jika hal tersebut disertai rasa rindu.

Menurut hasil penelitian, berpelukan dapat meningkatkan level oxytocin, sebuah hormon pengikat, dan menurunkan tekanan darah—yang dapat mengurangi risiko penyakit jantung.[1] Sementara pada wanita, tingkat stres hormon cortisol akan menurun. Ribuan tahun yang lalu, Imam Muhammad Al-Baqir a.s. berkata, “Seseorang yang sedang marah dengan anggota keluarganya, maka dekati dan sentuhlah (dengan lembut), karena rasa kedekatan keluarga, ketika dirangsang sentuhan, akan menimbulkan ketenangan.”

Sedemikian penting dan manfaat yang ditimbulkan dari berpelukan, akan lebih penting lagi jika pelukan diberikan kepada anak-anak. Saya pernah menyaksikan acara Science and Faith yang dipandu Dr. Mustafa Mahmud, seorang ilmuwan asal Mesir. Dalam acara tersebut ditunjukkan video tentang penelitian yang dilakukan terhadap beberapa binatang yang dipisahkan dari induknya. Binatang yang sejak lahir tidak mendapat sentuhan apalagi pelukan dari induknya akan cenderung berperilaku aneh, stress, dan tidak teratur.

Mary Carlson, seorang neurobiologis dari Harvard Medical School, mengatakan bahwa sentuhan merupakan kunci ikatan antara bayi dengan ibunya. Ia mengatakan bahwa berpelukan merupakan hal yang sangat penting; seperti pentingnya makanan dan minuman bagi kesehatan dan perkembangan bayi.[2] 

Gambar: http://www.freehugscampaign.org/


Discover more from islah.blog

Berlangganan untuk mendapatkan tulisan terbaru lewat email.

Satu tanggapan untuk “Aku Ingin Memelukmu”

  1. dessy Avatar
    dessy

    mari kita berpelukaaaan….

Tinggalkan Balasan ke dessy Batalkan balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Saya Ali Reza!

Selamat datang di islah, ruang kecil untuk esai dan refleksi tentang warna-warni keragaman Islam yang saya pahami. Tempat berbagi makna, bukan sekadar menyusun kata, agar kita menemukan pemahaman yang hidup dan relevan sepanjang masa.

Let’s connect