Sekali lagi, media Inggris tertangkap basah dalam upayanya untuk mendukung serangan NATO ke Suriah, dengan cara menggunakan foto lama anak-anak Irak untuk menggambarkan korban serangan pemerintah di kota Houla.

Dalam sebuah laporan yang dikeluarkan berjam-jam setelah pembantaian itu, BBC menggunakan sebuah foto yang pertama kali dipublikasikan sembilan tahun lalu yang diambil di daerah Al-Mussayyib, Irak. Gambar tersebut menunjukkan seorang anak yang melompati ratusan jenazah anak-anak Irak yang telah dipindahkan dari sebuah kuburan massal untuk diidentifikasi.

Judul yang digunakan BBC untuk menjelaskan gambar tersebut ialah bahwa gambar tersebut disediakan oleh seorang aktivis yang “diyakini sebagai jenazah anak-anak Houla yang menunggu untuk dimakamkan”. Setelah “kesalahan” itu tersebar luas, BBC mengganti artikel asli namun tidak mengeluarkan pencabutan atas berita tersebut.

Fotografer yang mengambil gambar asli tersebut, Marco Di Lauro, memuatnya di halaman Facebook, “Seseorang telah menggunakan karya saya sebagai alat propaganda melawan pemerintahan Suriah untuk membuktikan pembantaian.” Di Lauro mengatakan kepada the London Telegraph bahwa dia “terkejut” karena BBC telah gagal memeriksa keaslian gambar tersebut.

“Apa yang membuat saya takjub ialah sebuah organisasi berita seperti BBC tidak memeriksa sumber dan bersedia mempublikasikan gambar yang dikirim oleh siapa saja: aktivis, citizen journalist atau siapapun. Itu saja,” ungkap Di Lauro.

Sebagaimana yang Tony Cartalucci tulis, “Mengapa pemerintah Suriah ingin membunuh anak-anak Suriah? Andaipun karena beberapa alasan mereka melakukannya—mengapa mereka melakukan hal yang justru menjamin kecaman internasional dan undangan untuk intervensi? Dengan kata lain, cui bono(apa manfaatnya)?

Catatan: Paul Joseph Watson adalah editor dan penulis di Prison Planet.com. Dia penulis Order Out Of Chaos. Watson juga pengisi rutin bagi The Alex Jones Show dan Infowars Nightly News. Selengkapnya di Infowars.com

51 tanggapan atas “Kebohongan BBC tentang Suriah”

  1. Great post as usual!

  2. komentar ini boleh diunapprove
    ——————————————-
    Salam.
    Gimana kabar? Ini Ali Akbar. Sekarang ana ada di condet. Lama tidak bertegur-sapa. Pengen ketemu antum, bisa ketemu di mana? Kalau bisa reply ke email ana. Terima kasih :)

  3. oh ya? bagaimana dengan foto dan video2 penyiksaan lainnya?
    Semoga Allah ta’ala menghancurkan Fir’aun Basyar al Asaddan bala tentaranya.

    ISLAM DIATAS MADZHAB? Yang jelas Syiah bukanlah Islam.

    1. Mayoritas muslimin menganggap Syiah adalah muslimin.

      Apa Anda tidak takut pernyataan Anda berbalik kepada diri Anda sendiri?

    2. memang nya islam itu milik anda seorang ya? apa anda berhak mengatur dan tahu siapa yang masih islam atau yang di luar islam?

    3. Tasripin Adiwijaya Avatar
      Tasripin Adiwijaya

      Antum jangan berbangga dulu, sebagai seorang Islam, tapi tolong pelajari dari sejarah, maka Islam hanya terbagi atas :

      1. Islam dibawah Naungan 14 Maksumim, yaitu :
      1. Muhammad saw
      2. Fatimah Az Zahra.
      3. ALI BIN ABI THALIB
      4. HASAN AL MUJTABA
      5. HUSEIN ASY SYUHADA
      6. ALI ZAINAL ABIDIN AS-SAJJAD
      7. MUHAMMAD AL BAQIR.
      8. JA’FAR SHODIK
      9. MUSA AL KAZIM
      10. ALI RIDHO
      11. MUHAMMAD AL-JAWAD
      12. ALI AL-HADI
      13. HASAN AL ASKARI
      14. MUHAMMAD AL MAHDI AL MUNTAZHAR

      Diwakili oleh Islam Syiah Ali (12 Imam).

      2. Islam dibawawah naungan 14 Dhalimin, pelanjut setelah terbunuhnya Imam Ali kW oleh seorang Khawarij, Abdurachman bin Muljam, Imam Hasan terbunuh dengan diracun istrinya atas perintah Muawiyah dan Imam Husein terbunuh di Karbala oleh silaknatullah tentara Yajid dan inilah Amiril Mukminin – Umat Islam Mayoritas (Untuk sementara An-Nisa 93 diabaikan saja, alias istirahat for while, kan jadi ga klop gicu).
      Inilah Para Amiril Mukminin, mereka semua berguru kepada awalun shohibain (Believe it or not???)
      1. MUAWIYYAH BIN ABI SOFYAN
      2. YAJID 1
      3. MUAWIYYAH II
      4. MARWAN I
      5. ABDUL MALIK
      6. AL WALIDI
      7. SULAIMAN
      8. UMAR BIN ABDUL AZIS
      9. YAJID II
      10. HISYAM
      11. AL-WALID II
      12. YAJID III
      13. IBRAHIM
      14. MARWAN II.

      dilanjut oleh Abasiyyah melalui Pertumpahan darah antara Umayi dan Abassy (Dimana Al Qur’an wa Sunatinya?), al a’robu assyaddu qufron wa nifaqo QS 9.97 Abassy dari 1. Abu Abbas s/d 37 Muktasim dan terus ke Osmaniyah.

      Para Zuriyat Rosul yang dibunuh oleh Amiril Mukminin (??????) Bani Umayyah adalah :
      1. Imam Hasan, 2. Imam Husein, 3. Imam Zainal Abidin, 4. Imam Al Baqir.
      dan yang dibunuh oleh Amiril Mukminin dari Abasiyah adalah :

      1. Imam Ja’far Shodik, 2. Imam MUSA AL KAZIM, 3. Imam ALI RIDHO, 4.MUHAMMAD AL-JAWAD, 5 Imam ALI AL-HADI, 7. HASAN AL ASKARI (Semuanya diracun).

      Islam yang lahir dibawah naungan Para Khalifah yang Dholin ini adalah :

      1. Mazhab Maliki.
      2. Mazhab Hanafi.
      3. Mazhab Syafe’i.
      4. Mazhab Hambali.
      5. Sempalan Sunni : Ahmadiyah.
      6. Yang ngaku ga bermazhab, itulah mazhabnya.

      Pertanyaan mendasarnya kenapa mereka harus dibunuh, penjahatkah mereka?, Penggangu Kekuasaankah mereka?. Kan, kalau mereka memang tidak ada hak untuk memimpin umat
      kenapa harus dibunuh, jadi benarlah memang Rosul sudah menetapkan penerusnya.
      Mari kita kaji dengan An-Nisa 59, “Taati Allah, Taati Rosul wa ulil amri minkum………….”, Allah SWT itu Mahakudus, Rosul itu maksum (terbebas dari dosa, karena dia akan menjadi rujukan manusia se Dunia), pantaskah disanding oleh Para Pembunuh berdarah dingin dan yang menjadi objek pembunuhan adalah Zuriyat Rosul. Wow, dimana otak waras Umat Islam ini ditempatkan, benarkah mereka itu pembela Rosul atau pengagum Rosul sementara Cucu & cicit Rosul diperlakukan sedemikian rupa tak sedikitmun ada empatinya, katanya sayang sayang dari sisimananya, sementara sejarah mereka saja ga tahu. Kembali kepokok persoalan, bila Para Dholimin ini diakui oleh sebagian besar Umat, maka surat dan ayat yang dimaksud akan saya tamsilkan sebagai berikut:
      ” Ketika Penciptaan Awal Allah SWT perintahkan Syeitan untuk sujud ke Adam, maka ketika cucu Rosul sebagai Pemimpin Surga terbantai, maka saat itu Allah SWT, perintahkan ke Bani Adam untuk sujud ke Syeitan” . Apakah demikian? Untuk Mayoritas bisa saya katakan “YAH”, tapi untuk Syiah, nun disana dibawah tenda bekas terbakar didepan ayahnya terbunuh, tergeletak lemah, karena sakit dan ayahnya (Imam Husein) telah wanti-wanti kepada adiknya Zainab agar putranya (Imam Zainal Abidin), jangan melakukan balas dendam karena secara syar’i tidak ada kewajiban untuk ikut perang, karena sakit. Nah! ayat inilah ditujukan untuknya, maka Syiah Ali akan tetap meminta fatwa dan nasehatnya dari beliau bergantian secara urut sampai Imam ke 12 (Imam Muhammad al Mahdi al Muntazhar) yang digaibkan, karena Abasiyah begitu gencarnya untuk meluluh lantakkan keluarga Rosul, namun kami masih ada keyakian, karena ada hadist, sbb:
      – Bila salah seorang keluargaku sudah tiada, maka janji Allah SWT (Kiamat), pasti terlaksana. Nah! karena kiamat belum terjadi maka, Imam Mahdi itu pasti adanya.
      – Datangilah Mahdi, hatta kalian harus merangkak diatas perbukitan salju. Nah! untuk ini artinya tidak sederhana untuk mengenal Imam Mahdi, maka untuk setiap Malam Jum’at disarankan untuk berdo’a Ahd.
      Untuk mengaku menjadi seorang Syiah itu tidak semudah yang halayak umum duga, karena akan terukur oleh mampu tidaknya ukuran Rosul dan Para Washi, nasehatkan ini baru sebagian kecil adalah :

      1. Mampukah kita memaafkan orang yang melakukan kezaliman kediri kita.
      2. Mengadakan hubungan silaturahmi kepada orang yang telah memutuskan silaturahmi dengan kita.
      3. Memberi sesuatu kepada orang yang tidak pernah memberi apapun kepada kita. dan banyak lagi yang lain.
      4. Janganlah kalian mencoreng wajah-wajah kami (Rosul dan Para Washi)

      Rukun Iman kami sebetulnya tidak beda, begini penjelasannya :

      1. Marifatullah (Mengenal Allah).
      2. Adallah (Keadilan Allah).
      3. Nubuwah (Kenabian).
      4. Imamah (Kepemimpinan).
      5. Maad (Hari Akhir/Kiamat)
      Untuk ke 5 hal ini, tidak bisa taklid hatta ke Rosul, kenapa karena argumentasi akal harus menerima terlebih dahulu dan hal ini akan disampaikan kepada siapapun yang tidak mengakui Al-Qur’an dan Rosul sebagai pembawa wahyu.
      1. Setelah akal menerima berarti, dapat diargumentasikan tanpa mempergunakan ayat.
      2. Keadilan Allah, maka akan terhindar cara pikir Jabariyah, semua perbuatan jelek dan baik itu datangnya dari Allah SWT, ini namanya mendzalimi Allah SWT), ataupun Kadariyah (Setelah penciptaan, Allah SWT tidak berkepentingan lagi dengan Ciptaannya, ini merendahkan Keagungan Allah SWT) dan Syiah menganut La Jabr wa la tafwid al amrun, amroin (dua perintah). Adapun Qadha (ketentuan Syar’i dan Sunatullah sudah mencakup didalamnya).
      3. Nubuwah artinya bila secara akli sudah diterima, bahwa pengutusan Nabi adalah suatu keharusan sebagai penyambung lidah atau tangan Allah (majaji, bukan sebenarnya) di muka Bumi, maka apapun yang dijelaskan oleh Rosul baik kitab sebelum Qur’an dan Qur’an itu sendiri, termasuk didalamnya Para Malaikat, maka dengan kaidah sami’na waatho’na, pastilah kita percaya, jadi ga beda kan?.
      4. Imamah, kepemimpinan adapun untuk Non Syiah Imamah ga jadi rukun untuk kemaslahatan, ya ialah ga kan maslahat karena mazhabnya aja ada 4, pasti rumit dan belum ada yang terbukti memegang Kekuasaan dengan UUDnya al Qur’an wa sunnah, Taliban Runtuh, Sudan DR Hasan Turabi malah jatuh digulingkan militer, Turki sudah sekuler. Saudi Arabia ga bisa dijadikan UKURAN sebagai Negara Islam, karena gandeng tangan ama al Kufar, DI/TII sudah amburadul toch Mayoritas Umat Islam Indonesia sudah phobia dengan Islam, karena ulah extreemist yang dikelola oleh Al-Qaeda. Karena Islam harus dipolakan dulu oleh Para Ulamanya yang istiqomah dan umat mengakuinya dan dia memang layak untuk tampil didepan umat, ga cuek bukek gitu. Dan harus dan pasti terjadi adalah FirmanNya : “Bahwa Bumi ini akan dikelola oleh SOLIHUN (Orang-orang Soleh)”, nah! ini sebagai bukti bahwa Mahdi itu pasti exist dan sesuai dengan hadist Rosul diatas.
      5. Maad, sudah sama jadi mana bedanya dan yang mana lebih lengkap????. Jadi jangan GEER dulu deh, makanya Qur’an dan Hadist jangan dikoar-koarkan saja tanpa ada implementasi, kami dengan Nahjul Balaghah (Tulisan Pidato, kata hikmah dan berpolitik putih) dan Madinah Balaghah (Pidato Nasihat, Rosul), sudah cukup untuk melangkah kedepan dan target kami adalah tanah ukuran1 x 2 meter saja Kalau kalian dipihak yang benar, maka pastilah ini akan kalian punya juga, bila tidak kenapa Taliban Rontok, karena memang kurang bahan jadi dalam pelaksanaannya kaku dan bikin manusia lainnya ga nyaman. Nah Iran bikin ga nyaman, karena Israel mau dihapus supaya pindah ketempat dimana Yahudi dibantai, sehingga Eropa dan seluruh Dunia jadi gerah dan kalau kita ga simpati dengan Iran, apa mau gabung ama al Kuffar. Nauzubillah min zalik, di Qur’an saja sudah jelas difirmankan, bahwa bila kita bergandeng tangan dengan al Kuffar untuk melemahkan saudaranya, maka kita adalah al Kuffar juga, bagaimana???. Saya bisa simpulkan disini peristiwa di Nashoro dan Islam hampir mirip, yaitu di Nashoro melalui Kekuasaan, Pedang dan Darah berubahlah dari keyakinan Monotheis menjadi Trinitas, sementara di Islam dengan Kekuasaan, Pedang dan Darah, hilanglah keutamaan Keluarga Rosul sebagai Pemimpin Umat untuk melindungi Risalah agar terhantar sampai the end of the world, malah berbalik menjadi pesakitan disetiap Zaman, dan menjadi objek permainan Para Khalifah yang zalim, namun kegigihan dan keikhlasan mereka untuk mempertahankan Risalah sehingga bisa sampai kepada Umat yang mau memahaminya. Tapi saya yakin KEBENARAN YANG HAKIKI pasti mencuat kepermukaan and the time shall be coming and the dream come true. Insya Allah

  4. mayoritas muslim mengangap syiah muslimin?? saya dulu juga beranggapan begitu.. sempat belajar juga fiqih perbandingan lima mazhab.. kemudian belajar fiqih quran mantiq mudhafar dll, ketika belajar ushul fiqh saya merasa aneh dengan metode pengambilan hukum versi syiah yang keempat.. fariidun min nau’ihi (berbeda dengan mazha lain) artinya tidaka boleh menyamai mazhab empat lho.. apakah ini menunjukkan keingin untuk persatuan islam atau memecah persatuan?? ketika belajar tarikh alqur-an saya malah lebih takjub lagi,, mereka mengatakan ayat alqur-an telah banyak di kurangi oleh para sahabat, eh.. apakah mereka tidak meyakini kebenaran alqur-an?? atau ada alqur-an lain versi mereka.. mereka mesunnahkan sujud diatas tanah karbala (mereka sujud diatas gumpalan tanah yang telah dikeraskan, tanah karbala lebih baik dari tanah mekah tanah madinah ..katanya).. nama umar adla aib bagi mereka (ditunjukkan oleh perilaku santri mereka yang ketika memaki menyebut umar ente. dan banyak kejanggalan lain yang gak perlu disebut.. penulis blog ini pasti tahu.. yang paling menyakitkan hati adalah di sana juga mengadakan shalat jum-at, warga sekitar datang dan bemakmum dalam shalat jumat yang di imami oleh santri yang bermazhab syiah. yang terjadi adalah YANG BERTINDAK SEBAGAI IMAM TERNYATA TIDAK MENGAMBIL WUDHUK, DIA CUMA BERPURA PURA SHALAT/TAQIAH DALAM MELAKSANAKAN SHALAT JUMAT… gak perlu saya sebut nama disini.. tapi kalau anda mendesak, pelaku dan saksi yang mengatakan dia tidak wudhu maka mereka masih hidup

    1. Metode keempat penyimpulan hukum dalam usul fikih Syiah adalah akal, bukan berbeda dengan mazhab lain (?). Kalau Anda sempat belajar perbandingan mazhab, Anda seharusnya tahu perbedaan dan karakteristik Syiah Akhbari dengan Syiah Ushuli, sehingga tidak muncul tuduhan-tuduhan yang tidak diyakini oleh Syiah sendiri.

    2. Islam terpecah karena ulah orang2 seperti anda yg nggak mau tahu tentang Syiah tapi sok tahu tentang Syiah jadi bila diterangkan pun anda tak mungkin memahami, apabila menganggap Qur’an telah dikurangi ayatnya maka andapun telah mengingkari Kekuasaan Allah SWT yg akan menjaga al-Qur’an , saya tanya sebutkan dalilnya supaya mengikuti 4 mazhab?

    3. Tasripin Adiwijaya Avatar
      Tasripin Adiwijaya

      Aku tertarik Syiah, karena dalil Nashnya, memenuhi Logika, seperti beberapa ayat dibawah ini :

      1. Al Azhab 33, Ini tidak termasuk istri Nabi, kenapa karena bila Istri dicerai suaminya, maka dia akan kembali ke Kabilahnya atau kepada keluarganya,
      2. Al Baqarah 124 dan Luqman 13 (Ini benar-benar merupakan saringan untuk menjadi Penerus Rosulullah) dan ditafsir Nurul Qur’an diperjelas lagi.
      Rujukan kepada Nurul Qur’an, oleh Allamah Kamal Faqih Imani hal 333, QS 2: 124, Jilid 1 dari 20 jilid. Dari Ibnu Mas’ud meriwayatkan dari Nabi SAW bahwasanya beliau bersabda ; “ Aku tidak memberikan janjiKu (Imamah) kepada keturunanmu yang zalim (si zalim) ” Ibrahim berkata: ‘ Siapakah orang-orang yang zalim yang janji-Mu tidak meliputi keturunanku?’ Allah berfirman : ‘ Siapa saja yang bersujud di hadapan berhala, berarti meninggalkanKu dan Aku tidak mengangkatnya sebagai seorang Imam.
      3. Al Maidah 67, teguran untuk menyampaikan wasiat sebagai siapa penerus Rosul.
      4, As-Syuro 23, BARTER Rosul dengan Umat Islam, beliau menyampaikan Rislah Islam ke Umat, namun juga beliau titip kepada Umat agar memberikan kasih Sayang kepada keluarganya yang sangat dekat (Isim muta’adi – superlative, diantaranya Fatimah, Ali, Hasan dan Husein), namun pada kenyataannya semuanya disakiti oleh Para Sahabat yang paling teridolakan ribuan tahun, tapi menjadikan umat ini Carut-Marut dipenghujung kehidupan Umat Islam dan semua Para Wasyi Rosul terbunuh dengan Racun yang dilakukan oleh Bani Umayyah dan Abasiyyah dan dilanjutkan oleh Umat yang sudah terkontaminasi oleh cara pandang Guru Pandahulunya (Awalaun Shohibain) dan ini tak kan berhenti kecuali cicit terakhir muncul kepermukaan Dunia untuk membuktikan Bahwa Benar Bumi ini akan diwariskan kepada SOLIHUN, sementara sekarang ini diseluruh Dunia kecuali Iran dipimpin oleh Para Zalimin, Munafikin dan Kafirin (Ini bukan Fitnah, bacalah Qur’an secara cermat). Jangan Al Qur’an wa Sunati hanya dijadikan Yel-Yel basi yang tak bermakna, disentuhpun tidak apalagi diperdalam. BIla diperdalam secara benar, maka peristiwa Sampang Jilid 1 & 2, Pengahancuran Pesantren Syiah di Purwokerto, Bangil, Bom bunuh diri dipasar-pasr Syiah dan tempat ziarah Imam Husein di Karbala tak kan pernah terjadi. Karena Rosul sudah bersabda :
      “Berahlak baiklah kalian maka pintu sorga terbuka, dan berahlak buruklah kalian, pintu NERAKA itu sudah pasti”.
      “Janganlah kalian marah, janganlah kalian marah, janganlah kalian marah”
      FirmanNya :”Janganlah kalian melakukan kerusakan di Bumi”.
      Bila hal diatas tidak menjadi perhatian, apa bedanya dengan Yahudi yang diatas kepalanya diangkat Gunung Tursina, sebagai bagian ancaman Tuhan bila Kaum Yahudi tidak melaksankan PerintahNya yang sudah disampaikan kepada Musa dan Harun dan demikian juga Muhammad dan Ali yang dudah Rosul amanatkan kepada Umat bahwa dirinya dan Ali bagaikan Harun dan Musa, namun Umat tidak menggubrisnya, karena sudah terkontaminasi oleh pendahulunya pasca Rosul wafat.
      At Taubah 122, sebagai koreksi atas hadist Rosul yang dipersipsakan oleh Umat salah, tapi dengan mengacu kepada ayat yang dimaksud, maka teori dan fakta lapangan berkesesuaian alias tidak kontradiktif (Hadist yang dimaksud adalah : Perbedaan pada Umatku menjadi Rahmat)
      Al Maarij 1-3, pembuktian atas permintaan azab kepada Allah SWT, karena tidak percaya, bahwa Penerus Rosul adalah ke Imam Ali, percis kaya bani Israel protes ke Musa kenapa Risalah dari Yahweh (Tuhannya Musa) dietruskan ke Harun (Sebagai Nabi), tapi Ali bukan Nabi hanya Washi penerus Rosul s/d Muhammad Al Mahdi Al Muntazhor (Imam ke12).
      An Nisa 59. Sebagai Perintah dari Allah SWT untuk taat kepada Pemimpin yang akan menjaga Al Qur’an dan Sunnah sebagaimana mestinya dan diamalkan oleh Si Pemimpin tersebut, sehingga dia adalah pantas menjadi Panutan Umat, bukan bajingan-bajingan berdarah dingin yang haus harta, tahta dan wanita (Pelajarilah sejarah secara benar) dan saya sebagai Pecinta Soekarno tak kan pernah lupa JAS MERAH (dalam arti positip bukan negatif – Darah tertumpah karena Komunis), yaitu Jangan Sekali-kali Melupakan Sejarah.
      An-Nisa 93, Mukmin membeunuh mukmin – Hadiahnya adalah Neraka JAHANAM forever. Jadi Renungkanlah Khalifah-khalifah yang telah meracun dan memenggal kepala Husein, mungkinkah An-Nisa 93 dianulir oleh hadist Palsu yang disispkan atas nama Rosul “IJTIHAD BENAR PAHALA 2 (DUA), IJTIHAD SALAH PAHALA 1 (SATU)”.
      Sementara Rosul sudah meberikan kaidah umum untuk menyaring Hadist yang muncul dengan ucapannya yang sederhana tapi mematikan “SEBENAR-BENAR HADIST ADALAH AL-QUR’AN” Pahamkah wahai mukmin Sejati akan ucapan Rosul tersebut, janganlah kalian sesumbar dengan murahnya untuk mengkafirkan Syiah, walaupun antum masih berkeras juga silahkan HUJATLAH KAMI SETIAP SAAT DAN INSYA ALLAH AMALAN ANTUM AKAN PINDAH KEPADA YANG DIHUJAT. Insya Allah, Adallah (Keadilan Allah SWT, itu sngat mengagumkan sekali. Salam Kasih

  5. Coba sebutkan ayat di Alquran yang menunjukkan bahwa ikut Syiah itu benar???

    1. Wa inna min syi’atihi la Ibrahim. (QS. 37: 83). Kalau ayat Quran yg menyebut ahlusunah waljemaah?

  6. Saya bukannya tidak mau mengenal syiah, tetapi takut terjerumus kedalam kesesatan yang jauh.
    Al qur’an Kitabulloh dan Sunnah Rosululloh Muhammad adalah pedoman hidup.
    Sholat dan amal saleh adalah ajarannya.

    Jika tidak merujuk Al Quran dan Hadits Rosululloh, bahkan bertolak belakang, maka itu bukan lah jalan islam.
    Menyakiti diri sendiri adalah haram… tinggalkan upacara seperti ini jika anda orang berakal.

  7. Kembali ke topic Syiria, kekejian dan pembantai disana sepenuhnya dilakukan oleh2 tangan2 bengis rezim Assad yg memeluk salah satu sekte/ turunan aliran syiah. Itu menjwb knp Hizbusyaiton dari Lebanon dan tiran Iran mendukung habis pemusnahan kaum muslimin di bumi Syiria, krn Islam yg dibawa oleh Rasulallah TIDAK SAMA dengan ajara syiah atau agama Persian.

    1. Kelompok yg paling sering membawa kerusuhan Suriah ke masalah sekte justru kelompok oposisi. Sehingga jelas terlihat bahwa ia bukanlah revolusi. “Dosa” Assad ialah karena dia pendukung Hizbullah dan Hamas serta anti-Israel. Lagi pula Suriah negara sekuler, dan jika ini masalah Syiah mengapa makam Sayidah Zainab binti Ali dibom? Assad sendiri beribadah dengan cara ahlusunah. Di sebelah kirinya Assad itu mufti Suriah, anaknya dibunuh oleh teroris dukungan Saudi-Israel. So, it’s nothing to do with Sunni-Shia.

      Bashar Assad salat dengan cara ahlusunah

  8. Pecinta Islam Avatar

    Ane tambahin bukti kebohongan media mainstream tentang Suriah.

    Kebohongan CNN di Homs : http://www.youtube.com/watch?v=p-DCZxsrt9I&feature=player_embedded

    Masih banyak lagi yang lainnya. Kehancuran bagi Israel dan Amerika..

  9. Syiah la’natulloh……………..hari gini ndak tau syiah…? tukang bohong……pemutarbalikan fakta….sejarah busuknya syiah jangan sampai terjadi di Indonesia tercinta ini. penghianat…..bersekongkol dengan tentara MONGOL ……………menjarah HAJAR ASWAD…..
    lihat keanehan Syiah disini…..www.videosyiah.com

  10. terlepas dari syiah itu bener atau enggak kebohongan pers ini membahayakan, orang2 bisa ga percaya dan ga respect lagi sama pemberitaan mengenai pembantaian dan pembunuhan karena merasa pernah di bodohi. ini bisa membunuh rasa kemanusiaan kita. benar atau tidak, saat ada sesama manusia, apalagi mereka adalah seorang muslim, sudah seharusnya kita tolong atau minimal mendoakan, kok massiiiiiiiihhhh azaaa pada ribuutt beneer atau engaaakkk,,,,, aduuuhh capek deeeehhh….

  11. Saya pribadi menganggap syiah adalah moslem, di Syiah banyak golongan sebagaimana sunni kita. Saya punya banyak teman syiah dan mereka tidak berperilaku negatif seperti apa yg diberitakan. Sepertinya banyak saudara-saudara kita yg sudah kemakan fitnah dari kaum pendukung zionis tanpa disadari. Kaum zionis selalu berusaha menonjolkan dan membuat fitnah antara dua madzab moslem dunia yaitu sunni dan syiah.

  12. Kaum Yahudi atau zionis (sekarang sebagai kaum/gerakan) dan pendukungnya sejak awal zaman hingga akhir zaman nanti, sudah tahu persis kelemahan kaum moslem, yaitu “persatuan”. Maka disadari atau tidak oleh kaum moslem sendiri, kaum moslem dunia akan selalu dipecahbelah dengan segala cara, fitnah, tipu daya, muslihat dan sebagainya.

  13. Saya sedari kecil ingin mencari istilah ahlus sunnah (apalagi pakai wal jama’ah) di dalam Al Qur’an, tapi tidak saya temukan, tapi istilah syi’ah ternyata ada, yaitu pada ayat “Wa inna min syi’atihi la Ibrahim”, silahkan fikirkan sendiri…

    1. Jangan ditafsirkan secara tekstual ayat itu dunk akhi..


      Pengertian Syi’ah

      Dalam al-Qur`anul Karîm kata “Syi’ah” terdapat dalam jumlah kalimat yang berbunyi:

      وَإِنَّ مِنْ شِيْعَتِهِ لإبْرَاهِيْمُ
      Artinya: “Dan sesungguhnya Ibrahim benar-benar termasuk golongannya (Nuh)” (QS. As-Shafat/37 : 83)

      Syi’ah yang dimaksud, mengandung pengertian “pengikut” (DR. Muhammad Hassan al-Himshi, Tafsîr Wa Bayân, hal. 449)

      Dikatakan oleh para ulama, maksudnya adalah Ibrahim termasuk golongan Nuh as. dalam keimanan kepada Allah dan pokok-pokok ajaran agama. (lihat Al-Qur`an dan Terjemahnya, Depag hal. 723)

      Karena kalimat tersebut banyak disandarkan kepada Shahabat Ali bin Abi Thalib ra., maka terkenal sampai sekarang dengan sebutan “Syi’atu ‘Aliyyin”(pengikut Ali).

      Istilah Syi’atu ‘Aliyyin semakin diperkuat dengan perkataan Ibnu Hazm: “barangsiapa yang setuju dengan anggapan Syi’ah bahwa Ali ra. adalah paling mulianya manusia sesudah Rasulullah saw. dan paling berhak atas kedudukan Imamah (kepemimpinan), demikian juga anak-anaknya, maka ia seorang Syi’ah, sekalipun ia berselisih pendapat dengan kaum Syi’ah dalam masalah selain itu. Tapi jika ia berselisih pendapat dengan mereka dalam masalah tersebut (Imamah), maka ia bukanlah orang Syi’ah”. (DR. Mahmud Basuni Faudah, at-Tafsir Wa Manahijuhu; (Tafsir-tafsir al-Qur`an Dengan Pengenalan Metodologi Tafsir, hal. 119, lihat pula Syarif Ali bin Muhammad al-Jurzani dalam kitabnya “at-Ta’rifat” (Syarif ‘Ali bin Muhammad al-Jurzani, at-Ta’rifat, hal. 129)

  14. ini kaya sebuah strategi dimana jalan manapun yang diambil akan memberikan keuntungan kepada yang “berkepentingan”

  15. Untuk menilai sesuatu, termasuk mengenai syiah, umat Islam memiliki pedoman kuat Alquran dan hadist, dimana keduanya tidak mungkin bertentangan (Alquran lebih utama). Syiah dikatakan bukan Islam karena Syiah memungkiri ayat2 Alquran (ditambah dan dikurangi), sehinnga dari sini timbul banyak hal lainnya yg juga tidak sesuai dengan ajaran Islam, seperti syahadat, tata cara sholat, doa, kemuliaan imam2 mereka yang melebihi Rasulullah Muhammad SAW, ritual2 menyakiti diri sendiri, ibadah taqiyah (berbohong), memaki sahabat2 dan istri2 rasul (Allah memuliakan mereka dalam Alquran), nikah mutah, etc.
    Sederhananya, bukankah Allah SWT telah menjelaskan dalam Alquran bahwa Alquran itu benar datangnya dari Allah, Allah akan menjaga kemurniannya (Al Baqarah 1, Al An Am 115, Al Hijr 9, etc), sehingga Allah telah mensempurnakan dan meridhoi Islam sebagai agama kita (Al Maidah 5).
    Jadi jika ada agama baru yang tidak mempercayai Alquran seutuhnya, maka jelas itu bukanlah Islam, seperti agama Syiah, agama Ahmadiyah, etc (dimana agama-agama baru ini berkembang setelah wafatnya Nabi Muhammad SAW). Dan ajaran Islam tidak mungkin bisa disatukan dengan ajaran2 ini karena pertentangan2 yang ada mengenai pokok2 ajaran Islam.
    Kesimpulannya agar kita tidak bingung menilai sesuatu, maka pelajari dengan baik dan seksama, lalu nilailah pokok-pokok sesuatu itu dengan jujur lewat pedoman Alquran dan hadis dengan niat mendekatkan diri kepada Allah SWT, insya Allah kita mendapat kemudahan dan selalu di jalan yang lurus. Insya Allah membantu.

    1. Kalau Anda menuduh ada sebuah kelompok bernama Syiah yang memungkiri ayat Quran (ditambah dan dikurangi) berarti ada belum memahami dan meyakini surah Al-Hijr ayat 9 dengan benar.

    2. Sunni itu Syiah Muawiyah dan Syiah itu adalah Syiah Ali, kalau Ulama awalun itu jujur, dengan al Baqarah 124 dan Luqman itu sangat jelas sebagai Kriteria seorang Pemimpin, coba renungkan posisi an Nisa 59, ketika Al Husein dibantai oleh Si Yajid laknatullah, sementara hadist Rosul “Tentang al Husein dan al Hasan sebagai Pemimpin Para Pemuda Surga”. Coba Renungkan Ali dan Fatimah, diasuh sejak kecil sampai dewasa dan dinikahkan dan buka kitabbu sittah (6 kitab Hadist yang diakui Sunni) adakah hadist-hadist yang dibawakan oleh Ali, Fatimah, Hasan dan Husein. Ini apa artinya, bisa saya katakan Rosul gagal mendidik keluarganya, padahal Firman-Nya jelas sekali “Hindarkan Keluarga dari Api Neraka”, dan pasti Rosul akan menitik beratkan terlebih dahulu kepada keluarganya, sebelum kepada orang lain (Nauzubillah minzalik aku dari prasangka ini kepada Rosul), tapi saya yakin ada tangan-tangan kotor yang menghilangkan KEUTAMAAN Keluarga Rosul, disini bukan Kultus tapi perintah Allah SWT itu jelas sekali, lihat saja As-Syura 23, apa terjemahan “AL QURBA” yang seharusnya “Keluargaku” menjadi “Dalam Kekeluargaan” kan ga nyambung dengan kalimat sebelumnya, kenapa karena dalam kenyataannya bukan disayang, malah dibantai, jadi kalau ada yang ngaku Non Syiah adalah sayang juga kepada Keluarga Rosul itu ucapan dusta belaka alias ga tahu sejarah, kho dibodohin mau aje, malu ach!!! gicu dan kenapa harus dibunuh, kalau toch memnag Rosul tidak berwasiat apa-apa (Yang berarti Abubakar dan Umar lebih care kepada agamnya dari pada Rosul, apa ia gitu????, ga logik ach, tapi udah ach! kadung dibohongin, percaya aja secara DOGMATIS Buta dan tahukah anda, siapa yang membungkam Mulut Rosul untuk memberikan Wasiat kepada Sahabat dan Keluarganya, sehingga terjadi keributan besar antara yang “Pro” dan “Kontra” agar memberikan wasiat, sehingga Rosul marah keluar kalian semua tidak pantas hal itu terjadi disini. Apakah sekarat Rosul, bagaikan sekaratnya orang bias, sehingga Sahabat yang beken, inovative dan kreatif bisa mencegahnya untuk berwasiat. Adapun wasiat Rosul agar umat tidak tersesat, namun karena Rosul tak kesampaian memberikan Wasiat, maka apa yang akan terjadi, yaitu : KESESATAN dan itu pasti, kenapa karena ucapan Rosul bukan sembarangan Ucapan tetapi terbimbing Wahyu. Renungkan baik-baik kalimat ini dan lihat dilapangan, bagaiman Umat ini sudah Carut Marut, umat bagaikan domba kehilangan Pengembala dan Ulama bagaikan Pengembala kehilangan Domba, adakah Ulama kata-katanya dijadikan Pegangan Umat????, tanyalah kepada diri sendiri jangan tanya kepada Rumput yang Berajojing Ria, Qur’an dipahami oleh masing-masing maka tafsirpun menjadi jutaan tafsir/taksir – sementara Qur’an dipahami secara ro’yu, maka jaminannya nyungsep di dasar NERAKA, nauzubillah min zalik dan Syiah Managementnya sudah apik dan sesuai At-Taubah 122, coba dech renungkan baik-baik. Salam

  16. Surah Ah Hijr ayat 9: “Sesungguhnya Kamilah yang menurunkan Alquran dan sesungguhnya Kami juga yang akan menjaganya”. Ayat Allah ini sangat mudah untuk dipahami dan insya Allah saya percayai sepenuhnya. Berdasarkan ayat ini, maka mustahil jika Alquran yang ada sekarang ini belum sempurna / dihilangkan. Kl boleh tahu, bagian yang mana dari ayat ini yang saya tidak pahami sehingga berseberangan dengan bahasan sy diatas?

    Agar lebih komprehensif, mari kita diskusi:
    – Berapakah jumlah surah dan ayat dalam kitab suci versi Syiah? Apakah terdapat surat Al-Wilayah? Bagaimanakah bunyi surat Annisa-47?
    – Adakah point2 pokok lainnya seperti yang saya sebutkan diatas, seperti ibadah taqiyah (berbohong), ritual menyakiti diri sendiri, kemuliaan imam2 anda yang melebihi Nabi Muhammad SAW (bahkan melebihi Allah SWT), memaki para sahabat dan istri rasul, nikah mut’ah, yang tidak sesuai dengan ajaran Syiah?

    Mari kita membahas hal-hal ini dengan jujur.

    1. Jika kita meyakini kekuasaan Allah dan meyakini ayat tersebut, maka kita harus mengabaikan keyakinan adanya kelompok lain yang mampu mengalahkan janji Allah untuk menjaga Alquran. Sesederhana itu.

      Saya mengirimkan email kepada Anda agar dapat membahas hal di luar tema tersebut dengan jujur, karena tulisan di atas bicara tentang media seperti BBC, bukan Syiah.

    2. Tentang Kepemimpinan itu sangat jelas sekali :
      Menyembunyikan kebenaran tidak hanya yang berkaitan dengan Nabi SAW.orang – orang yang menyembunyikan kebenaran mengenai para penerus kebeneran (para imam ma’sum as) setelah nabi Muhammad saw pun, akan menerima siksa yang sama juga. Yaitu, orang – orang yang telah menyembunyikan seruan Rasulullah di Ghadir Khum dan menghapuskannya dalam sejarah dan kitab – kitab tafsir mereka serta menodai ayat – ayat al Quran (semisal Asy syura 23, al qurba yang seharusnya keluargaku, menjadi “dalam kekerabatan”, pengutip) dengan pembenaran mereka sendiri untuk menyesatkan kaum muslimin terhadap sekelompok orang tertentu selain para imam maksum, telah dipandang sebagai menyembunyikan kebenaran juga. Tafsir Nurul Quran jilid 2 dari 20, QS 2:174 – 176, hal 51

    3. Kenapa Jumlah Surat dan Ayat tentang Pemimpin tanpa melihat al bathil dan al haq, jumlahnya hanya 12 saja, adakah ini kebetulan atau memang Allah SWT sedang menguji kita siapa diantara kita ini yang cerdas dan analistist cara berpikirnya dan bukankah Surat Al Baqarah 124 dan Luqman 13 itu cukup jelas “La yanalu ahdi dhalimiin” dan “Inna sirkun la dhulmun azim”, ini sangat-sangat jelas sekali dan “Al a’robbu as syaddu kufron wanifaqo – bangsa arab sangat-sangat kafir dan munafiq sekali”, karena masih abu-abu, maka jadilah Umat Porak Poranda sampai menjelang kehancuran Dunia, tanpa disadari. tentang amir 12 dan khalifah dalam Buchori dan Muslim ditujukkan kepada siapa?????, dan antum pasti mengalami kesulitan dan ini so pasti. Masihkah betah berjalan ditempat?????.Salam

    4. Hujjah antum cuma cele mehe, antum melihat fakta langsung digeneralisir, sementara yang pokok lepas dari pengamatan antum, kalau antum pernah naik Haji, maka ada tipe sholat dan dua-duanya diakui oleh Saudi Arabia, apa kesimpulan yang antum bisa pelajari dari hal ini. Ada Yang Irsal (lurus, kaya mau dihukum mati) dan ada yang sidakep kaya pegang pistol (sidakep ??) tangan kanannya. Saya katakan Rosul tidak Konsinent mengajari Umatnya (Mungkinkah begicu???), engga la yau. Imam Ja’far Shodik punya 2 Murid, yaitu Maliki (Nantinya Mazhab Maliki) dan Hanafi (Nantinya Mazhab Hanafi), Ja’far Shodik dan Maliki Lurus (Irsal), sementara Hanafi sidakep, kenapa bisa begicu, menurut sahibul hikayat. Suatu ketika Sahabat Rosul yang penuh inisiatip, ketika menerima penyerahan Pintu Gerbang Romawi yang diserahkan oleh kedua Pendeta, tangannya sidakep. beliaupun bertanya dengan penuh antusias, kenapa tanganmu sidakep, merekapun menjawab, bahwa bila berhadapan dengan seorang Raja, maka tangannya harus/secara etikanya harus sidakep, nach dari Penampakan ini, timbullah ide Cemerlangnya, kalao begitu, menghadap Tuhanpun sebaiknya sidakep bukan Irsal kaya mau “dihukum mati” ( ” ” Ini ideku aja), maka berubahlah sejak itu, kan sudah dikasih Kontrak Payung Yaitu al Hadist (Katanya), “Ijtihad salah Pahala Satu dan Ijtihad benar Pahala dua (2)”, jadi ga ada yang salah. Jadi bukan Sunah Rosul, tapi sunah sahabat, jadi pantaslah Sahabat harus dibela mati-matian dari pada Rosul itu sendiri. Salam

  17. Kepada Tukul, sy sangat setuju dengan tanggapan dari unnamed, bahwa kata syiati-i dalam As-Syafaat 83 menjelaskan bahwa Nabi Ibrahim termasuk dalam golongan orang-orang beriman seperti Nabi Nuh, … bukan justifikasi ttg kebenaran ajaran Syiah … silahkan anda buka dan renungkan lagi dengan baik. Kalau hanya berdasarkan kata, di Alquran banyak terdapat kata2 kafirin, iblis, munafikin, … apakah dengan begitu itu kita akan menjadi pengikut mereka juga?
    Sekali lagi, silahkan anda renungkan dan pelajari Alquran menurut konteksnya … agar ditunjukan jalan yang lurus … bukankah itu yang kita minta setiap sholat (ihdinas shiratal mustaqim)?

    1. Hal yang perlu dipahami dalam membalas sebuah komentar adalah tidak mendahului makna penyampai. Saya yakin ayat tersebut bukan bicara justifikasi kebenaran karena tentu memiliki rincian dari pokok yang berbeda, tapi sebuah fakta yg tidak dapat dipungkiri bahwa Syiah merupakan sebuah istilah yang sudah lama digunakan dan bukan sesuatu yang baru dan diciptakan oleh manusia.

    2. Sama aja ini juga hujah cele mehe, antum juga Syiah tapi syiah Muawiyah turunan Sajaratun Zaqum (Keturunan yang membuat Keluarga Rosul hidupnya pahit, engga ada yang tahu kan?, karena udah kena Racun Bani Umayyah) antum secara tidak langsung sedang berada pada Jalur penuh noda dan darah, tapi antum ga merasa, ini jauh membahayakan. Antum, silahkan hujat sehabis-habisnya, bagiku ga masalah, karena setelah bergabung dengan Khafilah Cinta Rosul, bukan main nikmatnya beribadah ini, ga melelahkan, malah semakin termotivasi setiap saatnya. Konteks Qur’an itu jelas sekali, mulai dari :
      Al Azhab 33, ini tidak termasuk istri, kenapa?, karena bila istri dicerai, maka dia kembali kekabilahnya atau kepada keluarganya dan bisa nikah lagi dengan siapapun dan tak pernah terkait lagi dengan mantan suaminya. Namun, keponakan, misanan bila emaknya dicerai, maka secara Hukum tidak berubah status hukumnya, maka hal ini dapat diterima akal sehat dan waras, bukan dogmatis buta dan budeg.
      As-Syura 23, Rosul dengan dakwah islam ini tidak perlu upah dari Umat Islam/Pengikutnya, kecuali mawaddah fil qurba (kasih sayang kepada keluarga – dirubah menjadi “Dalam kekerabatan”), kenapa harus diselewengkan terjemahannya, karena fakta sejarah tidak ada satupun lepas dari genocide via racun oleh Para Khalifah Dhalimin baik Bani Umayyah dan Abasiyyah dan kenapa harus dibunuh kalau mereka tidak ada hak untuk menduduki bangku ke khalifahan, biarkan saja seperti manusia umumnya.

      Al Maidah 67 “Sampaikan apa-apa yang Aku turunkan bila engkau tidak menyampaikan, maka risalah ini (Agama Islam), no longer exist, adapun fitnah dari manusia aku yang menjaganya”, Rosul ketika dakwah dengan non Muslim, tidak begitu menghawatirkan, kenapa klarena Perintah-Nya, hanya menyampaikan berita baik dan buruk, selebihnya tertarik atau tidaknya untuk masuk Islam bukan
      urusan Rosul, tap hak sepenuhnya Allah SWT, namun pada saat untuk menyampaikan suksesi beliau, ini menjadi batu ganjalan dalam hatinya, kenapa karena, yang akan disampaikan itu ada sesuatu yang terkait dengan sepupu dan mantunya dan akan
      disampaikan kepada Para Mukminin dan Mukminat, sehingga bila ditolak, maka Konsekwensi Logisnya adalah “Kafir”, ini yang mengganjal sehingga Allah SWT menegur keras kepada Rosul.

      An-Nis 59, “Taati Allah, Taati Rosul waulil amri minkum”, “Allah Maha Kudus – Rosul Maksum dan Ulil amri minkum —-mungkinkah degradasi dari Rosul, semisal Peminum, Pembunuh, Penzinah – bapa – anak berebut cewe (Yajid dan Muawiyah penggemar Harem-harem, malah da hadis dari Muawiyah – Pembantu bisa dikategorikan sebagai budak, jadi diapain aja, bisa-bisa saja dan ini didukung dengan fakta yang ada sampai saat ini) –“. Nah, kalau demikian pada saat Husein terbantai dimana status surat dan ayat ini, bila hal ini berlaku kepada Yajid, sipembunuh Husein dan dilalahnya ada Statement dari Imam Non Syiah, sbb : ‘ Pemimpin adalah seseorang yang telah mengalahkan musuhnya ( semisal Imam Husein, peny.) dengan pedangnya, maka (pemimpin itu), bisa mukmin bisa juga fasiq, boleh-boleh saja’ dengan Kontrak Payung inilah sebagian besar Umat Islam berpegang, sehingga tak terasa arah dibelokakan seperti yang dikehendaki dan hasilnya Islam Mayoritas (Yang Notabene adalah Islam Syiah Muawiyah, bukan Syiah Ali). Kalau demikian, maka bisa saya tamsilkan untuk surat dan ayat ini adalah sebagai berikut :” Pada awal penciptaan manusia Syeitan harus sujud kepada Adam, maka pada saat Imam Husein terbantai, maka pada saat yang sama Allah SWT telah mewajibkan Bani Adam sujud kepada Syeitan”, mungkinkah demikian??, mungkin untuk Non Syiah, tapi untuk Syiah ketika pembantaian itu terjadi, nun disana didepan mayat Imam Husein terbantai, didalam sebuah kemah yang batal untuk dibakar oleh tentara bajingan Yajid silaknatullah, terbaring Imam Zainal Abidi yang sedang sakit keras dan diwanti-wanti Ayahnya (Imam Husein) kepada adiknya Zainab agar putranya jangan melakukan balas dendam atas kematian dirinya, karena secara syar’i, dia tidak punya kewajiban berperang, karena sedang sakit keras. Oleh karena itu, walauupun secara de facto tidak berkuasa tapi secara de jure, umat tetap akan meminta nasihat, fatwa darinya dan tetap berlaku sampai akhir Dunia, walaupun Imam Mahdi Ghaib, tapi para Ulamanya tetap konsisten memegang janji Rosul seutuhnya, maka dalam hadist-hadist Syiah tidak ada hadist PORNO, kecuali didalam kitab-koitab Non Syiah (Boleh teliti di Buchori dan Muslim) — Mislanya Kekuatan Rosul sama dengan 30 kekuatan pria – Rosul melakukan senggama dengan sebelas istrinya hanya dengan satu kali mandi Junub, wow aku ga percaya dengan hadist ini. Pasti selundupan bajingan tengik bani Umayyah yang Notabene berkuasa selama 90 tahun dan berakhir pada angka 14 Dhalimin >< 14 Maksumim, sesuai al Balad ayat 10. Salam

    3. Ada kekurangan al Baqarah 124 dan Luqman 13, ketika Ibrahim diangkat jadi Imam setelah menjadi Nabi dan Rosul, …saat ini Aku angkat engkau jadi Imam……., apa celotehnya “Ma zuriyati, bagaimana dengan keluargaku……” Jawaban-Nya “Laa yanalu ahdidhalimiiin”, pakai kata pelaku “Dhalimin” = Si pelaku dhalim dan mengacu ke Luqman “Inna sirkun la zulmun azim” = Sesungguhnya melakukan sirkun (menyembah berhala) adalah kedhaliman yang sangat luar biasa – Yang artinya yang pernah nyembah berhala ga pantas mengemban Kekuasaan yang sakral ini, karena Allah SWT sudah menetapkan untuk sampai Kiamat, nah karena Umat Rosul kebelinger, maka jadilah sekarang dengan segala permasalahannya yang tak akan pernah mampu untuk bisa diselesaikan, kecuali bila Mahdi telah muncul, maka itulah saatnya Perombakan total akan keyakinan Islam. Wallahua’lam.

  18. Ali, kebenaran bukan ditentukan oleh sebuah istilah. Istilah syaitan, kafir, musyrikin, munafikun pun sudah ada dari dulu. Kebenaran itu sebuah kejujuran dalam menilai. Bukankah “modal” Nabi Muhammad sebelum beliau menjadi nabi adalah Al Amin (orang yang bisa dipercaya karena kejujurannya)? Kecuali kalau anda tidak percaya.

    Ajaran Syiah yang mensucikan manusia dan menempatkan manusia diatas Allah SWT tentu tidak benar menurut Islam.

    Syiah:
    Allah bersifat ba’da, artinya Allah tidak mengetahui hal yang ghaib, hanya mengetahui setelah terjadinya kejadian (Ushulul Kafi fi Kitabit Tauhid: 1/331).
    Para imam Syi’ah mengetahui kapan datang ajalnya dan mereka sendiri yang menentukan saat kematiannya (Ushulul Kaafi, hal. 158).
    Para imam mengetahui ilmu yang telah dan akan terjadi, dan tidak ada sesuatu apa pun yang tersembunyi bagi mereka.” (Al Kafi: 1/261).

    Islam:
    “Katakanlah! (Hai Muhammad) Tiada seorang pun baik di langit maupun di bumi yang mengetahui hal-hal yang ghaib kecuali Allah, dan mereka tidak mengetahui kapan mereka dibangkitkan”. (Al Quran QS. an-Naml: 65).
    “Dan sesungguhnya Allah ilmunya meliputi segala sesuatu”. (Al Quran al-Talaq: 12).

    Perbedaan tauhid ini mendasar dan memiliki konsekuensi yang luas terhadap ketidaksesuaian ajaran2 Syiah lainnya dengan Islam, seperti tidak ada Syahadat dalam rukun agama, meragukan/menolak AlQuran; tidak sama rukun Iman, doa2, nikah Mut’ah, dll. Sehingga untuk menutupi ini pun, Syiah mengajarkan taqiyyah (berbohong dalam penyampaian agama), yang juga tidak memiliki dasar hukum dalam Alquran.

    Sekarang silahkan anda renungkan sendiri (tanpa taqiyyah tentunya).

    1. Saya tidak mengatakan istilah itu sebagai tanda kebenaran, tapi fakta bahwa ia bukan merupakan istilah baru ciptaan manusia apalagi sebagai sebuah istilah kesesatan. Sementara tuduhan-tuduhan klasik seperti yg Anda sampaikan sudah begitu banyak dijelaskan oleh para ulama Syiah, kecuali Anda tidak percaya pada penjelasan mereka karena menganggap taqiyah. Definisi bada’ pada Syiah memiliki keserupaan pada definisi penghapusan dan penetapan (mahw wa itsbat) takdir karena perbuatan baik atau buruk, dan bukan karena ketidaktahuan Allah. Mahasuci Allah dari tuduhan orang-orang bodoh. Contoh sederhana dalam riwayat silaturahmi yang dapat memperpanjang usia atau memudahkan rezeki. Di sini usia dan rezeki yang ditentukan dapat berubah karena perbuatan baik yg kita lakukan. Kalau definisi ini cukup jelas, maka tuduhan lagi juga terhapuskan.

      Silakan Anda ajukan pertanyaan melalui halaman contact, dan komentari artikel di atas tentang kebohongan BBC.

    2. Kan ada ceritah Isa as,memberitahukan kepada sahabatnya bahwa kelak esok hari, majelis pernikahan yang meriah dimalam ini akan menjadi, hari kesedihan diesok harinya. Namun, ketika esok harinya tidak ada kesedihan sama sekali, karenanya Isa as, mengajak sahabatnya untuk menanyakan penghuni Rumah ada kegiatan apa tadi malam, ketika ditanya begitu, ia berkata bahwa ketika hendak tidur ada seorang pengemis yang kelaparan, maka siempunya rumah segera melayani si miskin untuk mencukupi keperluannya, maka ketika hendak tidur ada ular dibalik selimutnya, maka ular itupun dibunuhnya, sehingga ia terhindar dari kematian. Jadi dari satu sisi Tuhan memberikan Ilham, tapi disisi lain orang melakukan Freedom of choicenya dengan bersedekah, maka ketetapan-nya berubah ini bukan ketidak tahuan, tapi semata-mata keadilan-Nya dan dia penentu segalanya dan ini bukan sesutu kekurangan tapi benar-benar Rahmat-Nya meliputi segala ciptaan-Nya. Salam

  19. Sudah jelas itu bukan tuduhan, karena kitab Syiah sendiri yang menyatakan demikian (Allah itu tidak bisa melihat sebelum kejadian terjadi). Anda juga mengatakan klasik, karena memang istilah bada ini berkaitan dengan sejarah Imam ke-6 (Imam Ja-far) yg mengumumkan tentang penggantinya Imam ke-7 (Imam Ismail). Tapi Allah berkehendak lain dan mewafatkan Ismail ketika Ja’far masih hidup. Untuk menutupi ini, maka Syiah mengatakan Allah bersifat ba’da. Kenapa? Karena Imam Syiah tidak boleh salah, tetapi Allahlah yang tidak bisa melihat masa depan. Hal ini terulang kembali pada Imam ke-10.

    Lagi pula sejarah mencatat bahwa Imam ke-11 Syiah itu mandul, sehingga ketika meninggal tidak memiliki anak seorang pun. Bagaimana Syiah akan menunggu keturunannya Imam ke-12 yang memang tidak ada? Dari peristiwa2 ini, tidakkah anda berfikir bagaimana Allah SWT mensikapi kepercayaan imamah dalam ajaran Syiah ini?

    Penjelasan2 anda tidak sesuai dengan fakta sejarah dan isi kitab Syiah sendiri.

    Dalam Islam, penjelasan anda mengenai penetapan akibat perbuatan baik atau buruk tercakup dalam Qada/Qadar (justru dalam rukun Syiah ini tidak ada).

    Dan tidakkah anda baca bukan hanya ayat Syiah mengenai bada ini saja yang menyatakan ketinggian imam2 Syiah, sehingga Imam2 Syiah pun dipercaya memiliki ilmu2 seperti dua ayat2 Syiah lainnya yg saya tulis diatas?

    Saat ini saya tidak mengemail anda secara pribadi karena website anda secara public meng-encourage untuk Syiah dan mencoba mengaburkan berita tentang fakta pembantaian pemerintah suriah terhadap rakyat sendiri dengan satu kesalahan informasi BBC, dan ini tidak fair.

    1. Anda mencoba mengaburkan fakta kebohongan BBC dengan mengalihkan komentar terhadap hal-hal yang sama sekali tidak diajarkan Syiah. Entah bagaimana bisa Anda menuduh orang lain tidak fair. Next…

  20. Sy tidak mengaburkan kebohongan / kekhilafan BBC, cobalah anda baca dengan baik. Agar fair, bukankah sebaiknya anda memperbaiki kesalahan BBC tersebut dengan berita yang benar mengenai Syria?

    Sy tidak mengalihkan, hanya melanjutkan komentar2 sebelumnya mengenai ajaran Syiah yang bertentangan dengan Alquran dan hadist. Entah kenapa anda berbelit2 dan tidak menjawab komentar sy to the point dengan ayat kitab Syiah sendiri.

    Pilihan anda berpendapat ayat-ayat Al Kafi diatas, kitab rujukan Syiah tidak diajarkan Syiah.

    Baiklah seperti permintaan anda, no more discussion.

    1. Kalau bertentangan dengan Al Qur’an, mari kita amati apa yang dilakukan Abubakar terhadap Fatimah. Fatimah mendapat penyerahan tanah Fadak setelah ditinggalkan Para Yahudi yang telah diusir karena penhianatannya terhadap kespekatan atas perjanjian akan saling tolong menolong, malah akan menohok dari belakang ketika perang Khandak (Parit), nah! ketika Rosul wafat, maka direbutlah/dikusailah tanh Fadak oleh Pemerintah dengan alasan Nabi tidak mewarisi Harta, nah sekaitan Sulaiman mendapat waris dan segala sesuatunya dari Ayahnya yang adalah seorang Nabi juga, apakah informasi tentang Daud dan Sulaiman dalam Al-Qur’an yang berarti perlakuan yang sama untuk Muhammad SAW dan anehnya, Abubakar sendiri yang meminta saksi kepada Fatimah yang notabene sudah mendapat jaminan Kemaksuman melalui al Azhab 33, semntara Abubakar tidak ada jaminan apapun dari Rosul. Adapun tentang 10 Sahabat masuk sorga, saya tidak yakin ini Hadist dari Rosul kenapa, karena bila diperhatikan dua diantara 10 sahabat ini tercantum nama Thalhah dan Zubair bin awwam yang memberontak sama-sama ke Imam Ali sebagi khalifah yang Syah dan ini bertentangan dengan an-Nisa 59, sementara setiap ucapan Rosul di-back-up oleh wahyu, karena Nabi tidak mungkin salah, bila salah maka akan fatal untuk umatnya dan Rosul tak mungkin ASBUN, mana mungkin Allah SWT perintahkan Umat untuk taat kepada Pemimpin, pada saat yang sama Tuhan membisikan Rosul, bahwa Pemberrontak kepada Imam yang syah akan dijamin ke Sorga artinya Tuhan tidak konsisten dan sesuatu yang tidak konsisten biasanya datang dari manusia, jadi itu pasti Produk Bani Umayyah, kenapa untuk bunuh keluarga Rosul saja berani, apatah artinya hanya membuat Hadist Palsu itu malah mudah untuk melakukannya, logik kan.

      Umar membungkam mulut Rosul untuk tidak memberikan Wasiat dengan anggapan Beliau sedang merancu alias sekarat yang omongannya ga kan bisa dipercaya, padahal untuk menghindari Umat Tersesat, sehingga timbul perselisihan yang PRO dan
      KONTRA, sehingga Rosul marah dan mengusir mereka”Tidak Pantas kalian melakukan hal ini disini” – masih waraskan sehinga bisa marah, namun tidak tersampaikannya WASIAT tersebut (Hak Rosul batal karena Ulah sahabatnya????), yang berarti Konsekwensi Logisnya Harus “TERSESAT”.

      Usman dengan sekehendak hatinya menghambur-hamburkan uang baitul maal untuk keperluan keluarganya, sehingga Abu Zar Ghifari tidak segan-segannya melakukan demontrasi sendiri untuk mengingatkan Usman jangan berperilaku seperti itu, namun apa reaksi dari dia, yaitu dengan mengusirnya ke Gurun Razbah yang panas, sehingga mengakibatkan kematiannya tanpa bisa dibungkus dengan kain kapan yang tidak layak, ditarik kebawah kepala kelihatan ditarik keatas, kaki kelihatan, sementara Usman bergelimang dengan segala kemewahannya, sehingga diapun mati, bagaikan Preman Pasar yang tak pantas disandang oleh Mukmin sejati dikeroyok oleh Umat yang tidak menyenanginya termasuk Aisyah yang menyebutnya si Tua Yahudi (Natsal).

      Masihkah akan kalian bela sahabat-sahabat Nabi yang sudah membelakanginya setelah beliau wafat, kan seharusnya apa yang beliau putuskan sami’na waa’tho’na, sepertinya tindakan Nabi itu tanpa Ilmu yang setiap saat Umat bisa menyanggahnya, och!! dimana nilai rujukannya, kalau sja perbuatan ini diaminkan secara berjamaah sama saja melakukan kejahatan dengan berjamaah, nauzubillah min zalik dari pada perbuatan ini. Sadarlah wahai Umat Islam Sejati????.

  21. memang wahabi arab saud anjing israel

  22. setelah syiria sdh waktunya syiah di indonesia di sembelih krn bila mereka berkuasa sdh terbukti bagaimana biadabnya mereka.syiah kafir laknatullah

  23. bagaimana mungkin bisa membenarkan alawiyin syiria lht saja dhohirnya bagaimana mereka bukanlah islam..sama sekali bukan islam

  24. sdh waktunya wahabi atau apapun sebutan kamu hai syiah laknatullah…kami akan membersihkan sebersih2xnya islam dari para pengikut ibnu saba’

    1. Ini keracunan propaganda CIA, yang sudah menyiapkan jumlah 30 Juta $USA, untuk menghancurkan Syiah dengan segala cara, bila Siria menyerah, maka bajingan-bajingan Paman Sam akan membiarkan Isrfael melewati Siria untuk gempur Iran, dan Perang Semestapun akan terjadi, who knows only God knows. Dan siapa yang akan dihancurkan, maka KEBENARAN YANG HAKIKILAH yang akan tampil, hadist Rosul harus terbukti dengan Fakta :

      ” Seandainya keluargaku tiada, maka janjiNya (Kiamat) pasti terjadi, karena Kiamat belum terjadi, maka keluarga Rosul masih exist/ada dan hidup”.

      ” Bumi ini diwariskan kepada Para Sholihuuun”.

      “Datangilah Mahdi, hatta kalian merangkak diatas permukaan es”, ga gampanglah untuk memahaminya, kecuali Hidayah-nya, setelah mau membuka hatinya ga dogmatis buta jadi ngejublek (Cuek Bukek) kata sundanya. Salam

      “”

    2. Ini manusia yang sudah keracunan Narkobanya Bani Umayyah, dia ga tahu sejarah, mungkinkah Islam yang sakral ini dipelihara oleh Para Dhalimin Pembunuh Keluarga Rosul dengan Genocide via racun kepad Imam Hasan, Imam Zainal Abidin, Imam Baqir dan mereka semuanya ada 14 Khalifah Dhalimin dan diteruskan oleh Bani Abassiyah melalui peperangan dan pembunuhan, sehingga hancur dan tergantikan oleh Bani Abasiyah, Inikah Islam dari Rosul yang antum banggakan dan x an ada didalam barisan itu, sadarkah antum sedang berpihak kepada siapa sebenarnya antum. Lihat peristiwa Sampang 1 & 2 itu pembuktian siapa yang dituduh Yahudi dan siapa yang sudah berperilaku Yahudi dan ini sudah sesuai dengan ucapan Imam Ali dan kepada siapa ucapan ditujukkan apakah kepada Syiahnya atau kepada Non Syiah, wahai Mukmin Yang Cerdas????.
      Sesungguhnya awal terjadinya fitnah adalah hawa nafsu yang dituruti, dan hukum (yang diada-adakan) yang bertentangan dengan kitab Allah. Sedang pelaksana hukumnya adalah seorang yang tidak berlandaskan kepada aturan agama Allah SWT *). Seandainya kebatilan itu kecampur dengan kebenaran, maka tidak akan samar lagi bagi orang yang mendatanginya. Dan seandainya kebenaran itu murni dari samarnya kebatilan, maka bungkamlah mulut-mulut penentangnya. Namun diambil sebagian dari kebenaran dan sebagian dari kebatilan, kemudian dicampur aduk antara keduanya, dan disitulah syeitan mulai memperdaya para pengikutnya. Dan hanya orang-orang yang mendapatkan petunjuk ke arah kebaikan dari Allah SWT yang akan selamat dari tipu dayanya. Hadist No. 7 dari 40 Hadist Imam Ali kW. (Buku Hadist 14 Maksumim @ 40 hadist = 540 Hadist, FATIH GüVEN).
      Note *) Tidak memenuhi Al Baqarah 124 dan Luqman 13, Peny.
      Ini artinya bila dibuat segitiga ala Islam Isa Bugis dapat saya, buat sebagai berikut :
      Segitiga sama kaki tegak menjulang kelangit (tamsil), warnanya Putih diisi oleh Para Maksumim sebanyak 14 Orang Dari Muhammad s/d Muhamad al Mahdi al Muntazhar dan diisi oleh Hadist-hadist Rosul dan Para Washi Penerusnya as.

      Sedangkan Segitiga sama kaki, berwarna hitam terhujam kebumi sebagai mirror image diisi oleh para Khalifah Dhalimin sebanyak 14 orang yang adalah Producer Hadist-hadist Palsu dan diamini oleh sebagian besar Umat Islam dan diyakini seolah-olah dari Rosul, maka segitiga hitam akan bergerak menutupi segitiga yang putih, maka terbentuklah David Star dalam hati sebagian besar Umat Islam ini, maka ahlaknya percis seperti Yahudi dan fakta lapangan dan internet sudah tampak sekali, jadi janganlah menuduh sembarangan, kalau Ilmunya saja belum memadai, sementara Kalimat Imam Ali itu sangat sangat objective dan didukung fakta Lapangan. Quo Vadis, Ya akhi, kasihan deh kamu akhirnya telunjuk ditujukan kepada diri sendiri. Ga malukah antum??????. Silahkan berhujjah secara positip, Syiah tetap Lebih Cerdas dari Non Syiah. Salam.

  25. MANTAP BAH…

Tinggalkan Balasan ke iwan Batalkan balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Hi 👋🏻

Baca cerita dan pengalaman yang lain di sini.

Be Part of the Movement

Saya berbagi pengalaman dan pandangan—straight to your inbox.

← Kembali

Terima kasih atas tanggapan Anda. ✨