Selain Masjid Nabawi, tempat bersejarah dan penuh berkah lainnya di kota Madinah adalah kompleks pemakaman Baqi. Di tempat itulah dimakamkan para imam ahlulbait, keluarga nabi, dan juga para sahabat termasuk kalangan syuhada. Dahulu, tempat tersebut cukup rapi dengan bangunan dan kubah tempat orang berkumpul untuk berziarah. Sampai akhirnya, kelompok Wahabi menguasai Jazirah Arab.

Secara bertahap dan dengan alasan yang rapuh, pada hari Rabu 8 Syawal 1345 H bertepatan dengan 21 April 1925, pemakaman Baqi dihancurkan secara total oleh Raja Abdul Aziz dari Arab Saudi. Pada tahun yang sama, ia juga menghancurkan makam manusia suci di Jannatul Mualla (Mekkah) di mana ibunda Nabi Muhammad (Siti Aminah as.), istri Nabi, kakek dan leluhur Nabi dikuburkan. (Baca: Makam Keluarga dan Sahabat Nabi Dihancurkan).

Pemakaman Baqi tahun 1903

Ada satu bangunan berkubah yang belum dihancurkan: Kubah Hijau Nabi. Ada sebuah kisah tentang usaha penghancuran kubah Masjid Nabawi yang layak diambil hikmahnya. Inilah sebuah mukjizat yang telah terjadi sekitar 90 tahun yang lalu yang disampaikan oleh Syekh az-Zubaidi, yang disebut sebagai ahli sejarah Madinah.

Seseorang berusaha untuk menghancurkan Kubah Masjid Nabawi di mana di dalamnya terdapat makam Nabi Muhammad saw. Namun, ketika orang itu memanjat kubah dan memulai menghancurkannya, tiba-tiba sebuah kilat menyambarnya dan ia tewas seketika. Tidak ada seorangpun yang mampu memindahkan mayat tersebut dari atas kubah.

Dikisahkan pula, ada orang saleh dari Madinah yang dalam mimpinya mendengar sebuah suara yang mengatakan bahwa tidak ada seorangpun yang bisa mengangkat mayat tersebut dari kubah. Hal itu sebagai sebuah peringatan dan pelajaran bagi mereka yang berpikir dan berusaha untuk menghancurkannya di masa mendatang. Akhirnya, mayat tersebut tetap berada di atas kubah dan ditutupi dengan kotak hijau agar tidak terlihat oleh orang-orang. Wallahualam.

Catatan: You don’t have to believe this article. Anda bisa mencari gambar Kubah Hijau yang lain dan menemukan semacam titik berwarna gelap karena kotak tersebut telah diikat dengan tali. Informasi ini pertama kali saya dapat dari seorang ustaz yang menjadi pembimbing haji. Thanks to Ashja Haider. Jika ingin berbagai artikel ini jangan lupa sertakan sumbernya. Shallû ‘ala an-nabî wa âlih…

Artikel Terkait:

103 tanggapan atas “Mayat di Kubah Masjid Nabawi?”

  1. mengapa wahabi benci kepada ahlulbait

  2. Dari Jabir bin ‘Abdillah r.a, ia berkata, “Rasulullah saw. melarang menyemen kubur, duduk di atasnya dan mendirikan bangunan di atasnya,” (HR Muslim [970])

    Berdasarkan Sunnah Nabi, kubur yang tinggi harus dirubuhkan dan diratakan. Berdasarkan hadits ‘Ali bin Abi Thalib r.a. bahwa ia berkata, “Ketahuilah, aku akan mengutusmu untuk sebuah tugas yang dahulu pernah Rasulullah tugaskan kepadaku, yaitu janganlah biarkan patung kecuali engkau menghancurkan dan janganlah biarkan kuburan yang tinggi kecuali engkau ratakan!” (HR Muslim (969).

    Asy-Syaukani berkata dalam kitab Nailul Authaar (IV/131), “Dalam hadits disebutkan bahwa menurut Sunnah Nabi kubur tidak boleh ditinggikan terlalu tinggi, tanpa ada beda antara kubur orang yang terpandang dengan yang lainnya. Zhahirnya, meninggikan kubur lebih dari kadar yang dibolehkan hukumnya haram. Demikianlah yang telah ditegaskan oleh rekan-rekan imam Ahmad dan beberapa orang rekan Imam asy-Syafi’i dan Malik.

  3. bo’ong banget

  4. ?????????????????????????

  5. aku kok kurang percaya itu mayat, soal nggak jelas sih katanya kesambar petir waktu mau bongkar kubah kuburan nabi sendirian lagi, masak sih bukannya meninggikan dan membangun kubah diatas kuburan itu dilarang????????

  6. aku udah liad di stasiun tv luar negeri .. mereka nyorot seluruh kota madinah dan makam2 nabi…

    n aku liad,, emang bener,,, ada terdapat benjolan diatap kubah hijau tersebut…
    pas dselidiki sama om google,, kyk’y emang ebnar..

    sebhanallah…

  7. yakin kamu itu bener tapi aku baru liat sungguh tapi kok kuburan nya kecil y bkn nya seharus nya besar dan panjang

  8. subhanallah,,,kebesaranmu ya Allah………..

  9. itu emang benar adanya..itu lah bukti kebesaran Mu ya Allah…..

  10. Subhanallah………..

  11. dan begitulah bunyinya…

  12. astaghfirullah…

  13. Subhanallah………..

  14. itu memmbuktikan bahwa islam itu bnar.

  15. Astaghfurullah!
    Allahumma shalli wasallim wabaarik ‘alaih wa ‘alaa aalih!

  16. mayat wahabi ngapain tuh diatas kubah nabi …
    inilah akibatnya bagi siapapun yang menghina dan menghancurkan makam nabi dan para imam …
    Laknatullah ‘ala Wahabi mal’un

  17. Bukankah yang membuat bangunan di atas kuburan Nabi saw, adalah para sahabat ? Apakah orang wahabi lebih paham agama daripada para sahabat Nabi ?

  18. Anugrah Gunelwan Avatar
    Anugrah Gunelwan

    kog bisa ya mayat (orang meninggal ) bisa di atas masjid(Ka’bah)……

  19. Ada yg tau ga itu mayat siapa? ko smpe segitunya??? apa termasuk yg diistimewakan???

  20. Bolehlah sekadar bacaan sepertinya cerita pak pandir.

  21. mau mayat atau apaan no problem.. yg penting jangan dijadikan objek pemujaan.
    ical@:Muhammad bin Abdul Wahab memberi nama anaknya dengan nama-nama keluarga Nabi, yaitu Ali, Fatimah, Hasan dan Husein. Ini tercantum dalam kitab Ad Durar As Saniyyah cetakan pertama dari Darul Ifta’ jilid 19 hal 12, begitu juga kitab Ulama Najd karya Al Bassam jilid 1 hal 155. Sebagaimana temen-temen syi’ah memberi nama anaknya dengan Kadzim karena cinta pada imam Musa Al Kadzim, begitu juga Muhammad bin Abdul Wahhab memberi nama anaknya dengan Ali, Fatimah, Hasan dan Husein karena cintanya pada mereka.

    1. Jangankan sekedar nama. Punya hubungan dekat dengan (keluarga) nabi saja tidak menjamin.

  22. temen temen atau mas ali yg syiah kalau dulu nya suni/ salfy pasti tau bahwa tdk pernah terlintas sedikitpun kebencian suni/salfy terhadap Ahlul bait…dan sampai saat ini Alhamdulillah suni/salafy terjauhkan dari pemujaan/ghuluw yg unlogic serta diluar syariah.

  23. memang mas dak menjamin dari pemujaan berlebihan yg tidak syar’i dan ghuluw, hal tsb lah yg dihindari kaum salafy/wahabi dan umumnya kaum sunni

  24. Kabar bohong!! Lagi-
    lagi
    kebohongan yang
    disebarkan
    oleh makar Syiah.
    Memang sengaja
    disebar oleh
    Syi’ah dan kita-kita
    yang gak
    paham ikutan
    menyebarkan.
    Mereka memang
    punya misi
    melawan Ahlus
    Sunnah. Makam
    Baqi’, makam
    shahabat, keluarga,
    bahkan makam
    Rasulullah SAW
    sendiri tak pernah ada
    cerita
    akan dihancurkan. Itu
    foto saat
    makam-makam itu
    dipugar/
    direnovasi, tapi
    diplintir oleh
    Syi’ah.
    Lucunya, kubah hijau
    itu justru
    hasil kerja pemerintah
    Saudi,
    gimana bisa ada cerita
    “penghancuran” itu?
    Meski
    penguasa di sana
    bukan
    “Rasyidah” lagi, tapi
    masih
    memelihara 2 tempat
    suci
    (Makkah & Madinah).
    Ahlus Sunnah emang
    beda
    dengan Syi’ah. Syi’ah
    membenci
    dan mengkafirkan
    hampir semua
    shahabat Nabi (kecuali
    Ali ra.,
    ahlul bait, && Ja’far
    ra.), bahkan
    bersumpah akan
    memotong-
    motong jasad dalam
    kuburnya
    jika bisa. Tapi Ahlus
    Sunnah
    menjunjung tinggi
    semua
    shahabat Nabi,
    termasuk Ali ra.
    dan ahlul bait
    (keluarga Nabi).
    Tulisan sejenis pernah
    ane baca
    di beberapa situs yang
    berakidah
    Syi’ah.

    1. Mana hasil pemugarannya? Apakah kamu semua menyangka bahwa dengan memberi minum kepada jemaah haji dan menguruskan Masjidilharam, kamu akan dapat sama seperti orang yang beriman dengan Allah dan hari akhirat, serta berjihad di jalan Allah? Ianya tidak akan sama di sisi Allah. Dan Allah tidak akan memberi pertunjuk kepada kaum yang zalim. (Q.S. At-Taubah: 19)

  25. bonek muslim ngomongnya pake otot. sampe keluar urat lehernya …hehe.. piss bro.

Tinggalkan Balasan ke ical Batalkan balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Hi 👋🏻

Baca cerita dan pengalaman yang lain di sini.

Be Part of the Movement

Saya berbagi pengalaman dan pandangan—straight to your inbox.

← Kembali

Terima kasih atas tanggapan Anda. ✨