Pengalaman apes dialami seorang warga Makassar. Sepulang dari Iran, dia membawa suvenir berupa pin untuk rekannya di Ikatan Jamaah Ahlul Bait Indonesia (IJABI). Salah satu pin bergambar lukisan pria berserban dan bertuliskan Muhammad Rasulullah dalam bahasa Arab. Gambar lain adalah figur yang dinisbatkan pada ahlulbait. Foto pin itu viral dan Makassar gempar. Alhasil, pria pembawa pin itu ditangkap polisi.

Karena pin itu dibawa dari Iran, mazhab Syiah seolah menjadi turut bertanggung jawab. Untuk kesekian kalinya, media lokal memanfaatkan momentum untuk menyudutkan Syiah.

Gambar yang dinisbatkan sebagai Nabi Muhammad muda itu sebenarnya memang sudah lama diedarkan di Iran. Masyarakat di sana suka hal yang berkaitan dengan nabi dan ahlulbaitnya. Meski demikian, mereka juga mempertanyakan keabsahannya. Ada yang bilang, gambar itu dilukis oleh pendeta Buhaira yang sempat mengiringi Nabi Muhammad saw. bersama pamannya ke Syam.

Untuk menghilangkan anggapan itu di masyarakat, peneliti Iran bernama Rasul Jafarian menerjemahkan artikel berjudul The Story of Picture Shiite Depictions of Muhammad karya Pierree Centlivre & Micheline Centlivres-Demont dalam majalah ISIM Review 17, Spring 2006, hal. 18-19.

Penemuan menarik

Menurut artikel tersebut, pada akhir dekade 90–an poster yang menggambarkan wajah Nabi Muhammad saw. itu merupakan salah satu poster terlaris di Iran. Akhirnya, tahun 2004, poster yang terkenal itu berhasil diidentifikai. Ketika itu, para peneliti sedang mengunjungi sebuah pameran di Paris yang didedikasikan untuk fotografer Lehnert dan Landrock. Salah satu fotonya adalah remaja yang mirip dengan gambar di poster itu!

tunisiaman

Pada tahun 1904, Radolf Franz Lehnert (1878-1948) dan Ernst Heinrich Landorck (1878-1966) melakukan perjalanan ke Tunisia. Lehnert adalah seorang fotografer, sedangkan Landrock adalah direktur penerbitan. Foto yang diabadikan Lehnert tidak hanya mengenai gurun pasir, pasar, dan kawasan Tunisia, tapi juga foto remaja di sana.

Salah satu foto dengan kode L & L nomor 106 tidak diragukan lagi merupakan model dalam poster Iran itu. Foto tersebut dicetak di Jerman pada tahun 1920 sebagai kartu ucapan dan disebarkan di Mesir. Menariknya, nama kartu nomor 106 adalah Muhammad. Ini dengan sendirinya dapat menunjukkan mengapa pelukis menjadikannya sebagai model. Selain itu, ada pula lukisan remaja berserban yang tertawa dengan bunga melati di telinga. Wajah yang sama dalam kartu lain diberi judul Ahmad, remaja Arab, dan lain sebagainya.

Tapi, belum diketahui secara pasti bagaimana foto yang dicetak di dekade 20–an itu bisa sampai di tangan penerbit Teheran dan Qom di dekade 90–an. Pertanyaan lain, apa yang menyebabkan percetakan Iran menganggap adanya kesamaan antara wajah remaja Nabi Muhammad dengan seorang remaja Tunisia?

Pada dekade dua puluhan, kartu seri Tunisia L & L sangat disukai tentara Prancis di utara Afrika. Pada dekade 80 dan 90–an banyak juga buku yang dicetak dan memuat foto-foto tersebut, namun judulnya bukan Muhammad. Gambar yang kini di Iran sudah banyak perubahan. Wajah lugu itu masih terjaga, namun keindahannya berkurang. Pundak sebelah kirinya lebih tertutup, sedangkan mulut dan matanya diperbaiki. Secara umum, bisa dikatakan kalau seniman Iran berusaha mengurangi sisi keindahan foto aslinya dan berupaya membumbui agar lukisan terlihat sebagai orang suci.

Akar Kristiani?

Sebagian mengatakan kalau karya seni tersebut berhubungan dengan agama Kristen. Kaum Kristiani  memang ada yang menganggap Nabi Muhammad saw. muda sebagai pribadi yang suci. Kisah pendeta Kristen Katolik atau Ortodoks bernama Buhaira menyimpulkan hal tersebut. Pada abad ke-9 atau ke-10, Buhaira berusaha mencari Nabi Muhammad saw. berdasarkan tanda yang dimiliki nabi di antara pundaknya. Nabi sejati semestinya berkata: “Ketika saya menengok ke langit dan bintang-bintang, saya merasa di atas bintang-bintang.” Inilah alasan kenapa di sebagian lukisan tersebut diberi latar belakang bintang-bintang.

Meski sampai saat ini tidak ada lukisan wajah Nabi Muhammad saw di masa mudanya, namun deskripsi beliau ketika dewasa disebut dalam beberapa kitab. Dikatakan jika Nabi Muhammad saw. berkulit putih, mata hitam, alis tebal, gigi teratur, dan rambut bergelombang. Bentuk yang digambarkan itu dapat ditemukan dalam beberapa poster cetakan Iran. Dengan kata lain, pelukis Iran berusaha mengambil contoh model Nabi Muhammad saw. yang bisa mencerminkan keindahan, keremajaan, dan keserasian.

Catatan: Tulisan ini merupakan update dari artikel tahun 2008

110 tanggapan atas “Syiah dan Lukisan Nabi Muhammad: Ini Sejarah Aslinya”

  1. kita kan dah yakin, mana yang bener mana yang bukan… merah perlu donk! tapi emosi sampai sehitunya ya ga perlu… yang penting meluruskan!

  2. waaaahhh…!!! waspada…!! dajjal (munafik) mungkin udah dateng… kuatin iman ya??

  3. astagfirullah haladzim!!
    zaman nabi muhammad bllomz da kamera kalee..!!jangan so tau deh yg ngereka2 nabi Muhammad

    1. Konon lukisan semacam itu dibuat ketika seseorang mengalami mimpi bertemu lalu kemudian dilukiskan, atau berdasarkan riwayat ciri fisik (jadi lebih mirip sketsa), misal lukisan Syaikh Abdul Qadir Al-Jailani..

  4. salam kenal…ya..

  5. Rasulullah terlalu suci untuk “hanya” digambarkan sebagaimana lukisan pada pin tersebut. Semoga yang melakukannya diampuni Allah SWT…

  6. Hal-hal seperti ini harus ditangani dengan sangat hati-hati sebab sangat sensitif dan dapat memicu timbulnya keresahan di masyarakat dan memancing emosi umat. Sudah selayaknya pihak yang berwajib segera turun tangan untuk mengetahui bagaimana kejadian yang sebenarnya serta mengungkap siapa saja pelaku yang harus bertanggung jawab.

    Jangan sampai masalah seperti ini dibiarkan berlarut-larut. Masyarakat sangat menantikan kejelasan dari masalah seperti ini. Demi Indonesia damai!
    Dijual Rumah

  7. ramaaudiovisual Avatar

    hahahahahaahahahahh orang sarap…itu mah gambar dya sendiri

  8. umat islam seluruh dunia jangan pernah terbuai oleh propaganda yahudi untuk mengadu domba masyarakat muslim dunia dengan tujuan menghancurkan islam…kita adalah satu : “ISLAM” mahzab (aliran) apapun itu hanya sebuah perbedaan yg wajar..selama mengimani Allah SWT dan mempercayai rasulullah Muhammad SAW adalah utusan Allah SWT..maka kita kita adalah bersaudara..bersatulah melawan segala hasut dan propagandhis tuk memecah belah muslim!!!

  9. […] Pin (Bukan) Bergambar Nabi Muhammad: Ini Sejarah Aslinya! Pertama perlu dipertegas dan diperjelas tentang berita yang beredar di media massa. Kebanyak media massa menulis berita […] […]

  10. Kemarin BOM, sekarang PIN. Umat Islam harus selalu waspada dan hati-hati terhadap musuh-musuh Islam dan kaum Munafik. Wassalam…

  11. […] : ejajufri.wordpress.com Send to FacebookSHARETHIS.addEntry({ title: "Pin (Bukan) Bergambar Nabi Muhammad: Ini Sejarah […]

  12. yang buat mgkn dh gila kaleee
    yg buat itu adlah orang mw MENHHANCURKAN agama yg sngat dicintai tuhan yaitu
    agama ISLAM
    “ALLAHUAKBAR………”

  13. itu smua hanya suatu prencanaan tuk memecah belah hubungan antara umat muslim…
    umat muslim jangan terpengaruh dengan gambar pin yang tersebar luas didunia internet maupun diluar publik..

    mereka yang memunculkan gambar pin nabi MUHAMMAD.SWA hanyalah orng2 Yahudi, orng kafir atau ada oknum dari luar negeri ingin menghancurkan iman dan merusak moral kita.hingga kita hilang kepercayaan

  14. jangan sok tehu dech… mengenai Nabi Muhammad S.a.w, hati2 aja bagi orang yang telah menyebar luaskan foto palsunya Nabi Muhammad.Dasaaar orang gileeee..

  15. astaghfirullah
    cam macam aja cara org memecahbelah qita, sebel !
    Bagi sodara2 mslim sedunia trus lah brbagi ilmu spt ini demi mnjauhi diri dr cara2 yahudi n antek2ny mghncurkn qita

    ayo qita brsatu yuks !
    Allahuakbar

  16. astagfirullah…

  17. Mungkin hal itu berasal dari keinginan yang kuat dari dalam hati, untuk melihat wajah Rosul tercinta. Tanyakan pada hati teman-teman, pasti rasa itu ada, bukan? Pasti muncul sebuah angan-angan, andai di masa itu telah ada foto digital dan teknologi seperti sekarang ini…

  18. Masalahnya ya tulisan Muhammad itu, kalo ga da tulisannya ga masalah kan??? ada2 ja…

  19. Kita sebagai pengikut Rasul harus berfikir dengan jernih, wong yang ngelukis nabi aja gak pernah ketemu sama nabi kok!!!!! Jadi “WA A’RIDL ‘ANIL JAAHILIIN” insya Allah kita akan selamat!!!

  20. Tidak seharusnya hal seperti ini terjadi
    Agama serahusnya merupakan hal yang sakral
    Semoga pemerintah cepat menindaklanjutinya

  21. Ini adalah tanda akhir zaman…… Nabi palsu sudah lama bermunculan…..Sekarang Rasul kita yang ingin dipublikasikan seperti Jesus….
    STOP !!!!!
    Ini bener2 harus ditindak……!!!!!!!!!!!!!!!!

  22. innalillahiiii…. mana mungkin itu rasulallah… yang bikin udah saraf kali ya, truz buat yang nyebarin photo ini siap2 zha dapat azab dari allah, swt…..

  23. “Semua sudah di tuliskan dan kita manusia hanya bisa menjalani”dan yg pasti hukum Allah adil seadilnya…

  24. subhanauwloh…Allaohu Akbar..

Tinggalkan Balasan ke ady novian Batalkan balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Hi 👋🏻

Baca cerita dan pengalaman yang lain di sini.

Be Part of the Movement

Saya berbagi pengalaman dan pandangan—straight to your inbox.

← Kembali

Terima kasih atas tanggapan Anda. ✨