Aṣif bin Barkhiyā: Wali Allah yang Kalahkan Jin Ifrit dalam Al-Quran

Percayakah kalian dengan cerita kesaktian karamah seorang kiai, wali, atau habib? Konon, ada seorang wali yang mampu membangun masjid di tengah laut. Ada juga yang mengisahkan seorang habib yang rumahnya tetap kering ketika seluruh kota dilanda banjir. Bahkan ada pula cerita tentang seorang tokoh saleh yang disebut mampu memindahkan bangunan masjid hanya dengan satu tendangan.

Banyak orang kemudian menghormati para tokoh tersebut. Mereka meminta doa, mengambil air yang pernah disentuhnya, atau mencium tangannya sebagai bentuk penghormatan dan harapan memperoleh keberkahan. Dalam tradisi Islam, praktik mencari keberkahan atau tabarruk telah lama dikenal dan menjadi pembahasan yang luas di kalangan ulama.

Namun di balik semua cerita tentang karamah dan kesaktian, ada pertanyaan yang lebih penting: dari mana sebenarnya kemampuan luar biasa itu berasal?

Bukan sekadar keajaiban

Dalam pandangan Islam, karamah bukanlah hasil latihan rahasia, mantra, atau kekuatan gaib yang berdiri sendiri. Jika seseorang benar-benar wali Allah, segala keistimewaan yang dimilikinya pastilah berasal dari izin Allah semata.

Al-Qur’an menegaskan bahwa kemuliaan seseorang di sisi Allah tidak ditentukan oleh kelompok, suku, ataupun mazhabnya, melainkan ketakwaan. Allah berfirman, “Sesungguhnya yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah yang paling bertakwa.” (Q.S. Al-Hujurat: 13).

Karena itu, sepanjang sejarah Islam kita menemukan orang-orang saleh dari berbagai latar belakang mazhab yang dikenal karena keikhlasan, ibadah, dan kedekatan mereka kepada Allah. Ukurannya bukan identitas kelompok, melainkan kualitas penghambaan.

Wali dalam Al-Qur’an

Al-Qur’an sendiri juga mengabadikan kisah seorang hamba saleh yang memiliki kemampuan luar biasa. Namanya Aṣif bin Barkhiyā, murid Nabi Sulaiman a.s.

Kisah ini terdapat dalam Surah An-Naml ketika Nabi Sulaiman ingin menghadirkan singgasana Ratu Bilqis dari negeri Saba ke hadapannya. Seorang jin dari golongan Ifrit memberikan penawaran yang menggiurkan terlebih dahulu, “Aku akan datang kepadamu dengan membawa singgasana itu sebelum engkau berdiri dari tempat dudukmu.” (Q.S. An-Naml: 39)

Tawaran itu sendiri sudah menunjukkan kemampuan yang sangat luar biasa. Namun kemudian muncul seorang yang oleh Al-Qur’an disebut sebagai orang yang memiliki ilmu dari Al-Kitab yang berkata, “Aku akan membawanya kepadamu sebelum matamu berkedip.” (Q.S. An-Naml: 40).

Rahasia kekuatan

Al-Qur’an tidak menonjolkan kekuatan fisik Aṣif bin Barkhiyā. Tidak disebutkan bahwa ia memiliki tubuh perkasa atau kemampuan magis tertentu. Al-Qur’an menyoroti ilmu: seseorang yang mempunyai ilmu dari Al-Kitab.

Dengan kata lain, sumber keistimewaannya bukan sekadar kekuatan, melainkan pengetahuan yang dianugerahkan Allah kepada hamba-Nya yang saleh.

Imam Ja’far Shadiq a.s., salah seorang imam ahlulbait, berkata, “Ilmu Aṣif bin Barkhiyā, dibandingkan dengan Al-Qur’an dan dibandingkan dengan ilmu kami, tak ubahnya seperti setetes air di lautan.”

Di sinilah pelajaran pentingnya. Semakin dekat seseorang kepada Allah, semakin luas pula hikmah dan pemahaman yang bisa dianugerahkan kepadanya. Karamah bukan tujuan yang dikejar, melainkan kemungkinan yang muncul sebagai buah dari iman, ilmu, dan ketulusan.

Pelajaran penting

Kisah Aṣif bin Barkhiyā mengajarkan bahwa kehebatan sejati tidak selalu tampak dalam bentuk mukjizat yang mengundang decak kagum. Karena hal yang lebih penting adalah kedalaman ilmu, keikhlasan beribadah, dan kepatuhan kepada Allah serta para nabi-Nya.

Rasulullah ﷺ bersabda, “Sesungguhnya Allah tidak melihat rupa dan harta kalian, tetapi Dia melihat hati dan amal kalian.” (HR. Muslim). Artinya, Allah juga tidak melihat dari mazhab mana, aliran apa, atau kelompok mana.

Karena itu, ketika mendengar kisah-kisah tentang para wali, mungkin yang perlu kita kagumi bukan kesaktiannya, melainkan perjalanan spiritual yang membuat mereka begitu dekat dengan Tuhan.

Sebab pada akhirnya, bukan kemampuan memindahkan singgasana yang menentukan kemuliaan seseorang, melainkan kemampuan memindahkan hatinya menuju Allah.


Discover more from islah.blog

Berlangganan untuk mendapatkan tulisan terbaru lewat email.

24 tanggapan atas “Aṣif bin Barkhiyā: Wali Allah yang Kalahkan Jin Ifrit dalam Al-Quran”

  1. Along Avatar

    Assalamualaikum…
    saya along dari Malaysia..
    artikel yang sangat menarik..
    teruskan perjuangan..
    mohon Halal segala ilmyu..

    p/s:
    mohon rendah diri, izinkan saya mengegur tuan sedikit ke atas penggunaan ‘Facebook’
    kami rakan2 seangkatan blogger di Malaysia memboikot “facebook’ ini disebabkan ini adalah satu alat Yahudi.
    mereka boleh menghasilkan keuntungan Usd1 dolar keats seorang rakan yang kita jemput ke facebook.
    Makanya..hasil ini akan digunakan untuk membunuh saudara kita semuslim di Palastien.

    Maafkan saya..

    1. Ali Reza Avatar

      Waalaikumsalam.. Terima kasih atas commentnya..

      Terima kasih atas tegurannya dan ingatannya. Memang begitu banyak produk atas nama Yahudi, hampir seluruhnya dikuasai mereka dan kita tidak bisa membuat batas “dunia” yang berbeda dengan mereka.

      Penggunaan produk tersebut tidak selalu berarti saya mendukung mereka. Saya tetap sedapat mungkin mendukung program boikot.

      Mengenai Facebook, saya tidak mengeluarkan biaya untuknya. Beberapa informasi menyebutkan bahwa dana yang didapat Facebook berasal dari iklan (advertising) per-click yang muncul di samping kanan Facebook. Karena itu katanya jangan meng-click itu. Saya hanya berusaha mengambil manfaat darinya.

      Sekali lagi terima kasih

  2. nuralih Avatar

    Assalammualaikum wr wb
    Mohon maaf sebelimnya..

    Dengan alasan diatas juga para Tarekat, syiah dan kaum muslimin (semi Tarekat dan Syiah) telah rusak aqidahnya.
    Karena hal ini merupakan pintu masuk yang sangat efektif untuk merusak islam dari dalam.
    Terbukti syiah dan Tarekat menjadi project keberhasialan mereka menghancurkan islam.

    Imam syiah dan wali-wali untuk Para Tarekat sudah menjadi aqidah tentang kepercayaan kehebatan yang dapat mengatur jagad alam semesta ini mengalahkan Para malaikat dan Para Nabi bahkan menandingi Alloh SWT.

    Syiah dan Tarekat tidak ada bedanya sama dengan kepercayaan kuno yaitu Bangsa Aria tentang para Dewa. Baik yang Aria di Eropa dan di Asia.
    Dimana di asia bangsa Aria telah pindah migrasi ke indo pakistan(Iran utara,India dan pakistan) dan mengalahkan bangsa setempat.

    Menganut banyak para dewa (manusia yang sakti), perpecahan ruh, kepercayaan ruh nenek moyang yang menulari seluruh suku bangsa di dunia.

    Bangsa Indo aria ini mempunyai dua suku yang persatuan yang kuat untuk menghadapi suku-suku bangsa lainnya.
    Tetapi mempunyai pertikaian atau polemik dibidang agama.
    1. Majusi dan zorostar
    2. Weda atau Hindu

    Contoh komplik antara agama aria, Deva atau dewa menurut agama di aria iran adalah iblis sedang di weda adalah tuhan sebaliknya untuk membalasnya asyura di weda adalah iblis sedangkan di aria iran adalah tuhan mereka. Begitu juga dewa indra di iran hayalah pengurus kijang.

    Hingga akhirnya pihak weda atau hindu dapat diusir dari iran utara oleh Aria Majusi.
    Hingga ajaran weda pindah ke India dan terus berkembang ke asia hingga tanah jawa.

    Antara aria di iran dan india budaya dan kepercayaan tentang tuhan tak ada bedanya dengan Syiah dan Tarekat yang menganut imam dan wali seperti dewa. Hanya mereka sudah terbungkus selimut islam yang telah mengalahkan mereka.

    Untuk itu para kaum muslimin hendaknya hati-hati dalam hal ini (kepercayaan wali yang menjurus DEWA).

    Dalam islam hanya ada Mujizat untuk para nabi dan kharomah untuk para wali (orang2 yang dicintai Alloh).lawan dari itu adalah syihir.

    Mujizat dan Kharomah tidak dapat dipelajari dan tidak dapat diulang-ulang dan hanya murni dari Alloh untuk menolongnya pada saat yang Alloh tentukan dan memang dari doa para Nabi dan wali meminta kepada Alloh disaat keadaan kondisi tertentu.
    Sedangkan syihir dapat dipelajari dan diulang2.

    Ada waliyulloh ada wali syaoithon. Waliyulloh adalah penegak syariat Alloh atau islam.
    Wali syaithon kebanyakan hampir semua merasa dirinya adalah waliyulloh.

    Mohon maaf sebelumnya.

    1. Ali Reza Avatar

      Waalaikumsalam Wr. Wb.

      Saya maafkan sesudahnya, karena komentar Mas yang sangat panjang dikategorikan sebagai spam oleh WordPress (atau masuk spam karena Mas mencantumkan alamat blog di komentar?)

      Komentar dan asumsi Mas yang panjang memang menjadi perdebatan mengenai “asal-usul” tasawuf dalam Islam. Malahan teorinya lebih dari yang Mas katakan, karena teori lain ada yang mengatakan berasal/terpengaruh oleh Kristen, neoplatonisme, gnostik Alexandria, dst.

      Tapi jawaban pasti butuh riset lama. Apalagi pengalaman spiritual itu bersifat personal dan orang di luar yang hanya mengamati hanya menerka-nerka. Tidak heran banyak yang mengatakan beberapa sufi sebagai sesat (butuh penjelasan panjang, tidak cukup komentar).

      Tapi bahwa wali Allah bisa “mengalahkan” malaikat bukan tidak mungkin. Begitu juga orang yang terjerumus dosa bisa “dikalahkan” hewan (dalam arti lebih hina daripada binatang).

      “Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: ‘Tuhan kami ialah Allah’ kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat akan turun kepada mereka (dengan mengatakan): ‘Janganlah kamu merasa takut dan janganlah kamu merasa sedih; dan bergembiralah kamu dengan (memperoleh) surga yang telah dijanjikan Allah kepadamu’.” (QS. 41: 30)

      Sepakat bahwa kekasih Allah sejati memperoleh karamah dari Allah karena kedekatan dengan Allah, terlepas mazhab apapun. Wallahualam.

  3. muhammad Avatar
    muhammad

    menyambut komen NURALIH
    Bismillah……marilah saling merendah merujuk syariat islam,jangan merasa betul semua saya hanya makhluk yang penuh dosa,,,,sebenarnya wali ‘alal wali kalo merasa bukan wali jangan sekali menhinanya,kebanyakan manusia tau behwa sunan walisongo adalah waliyulloh itu katanya.padahal para wali tersebut tidak kampanye bahwa saya wali.jadi hormatilah semua wong itu makhluk Alloh semua,yang bermadzhab silahkan,yang bertorekot silahkan semua punya keyakinan kepada Alloh ko’.keyakinan yang lkhlas itulah akan beda di sisi Alloh.tidak boleh juga mengatur jangan percaya wali,habib,jangan bermazhab,jangan torekoth.berani ngatur emang siapa kita ini,rujukanan alasan jangan demikian wong pastinya itu juga dah turun temurun menurut analisa manusia ajah.ga yakin juga,jalan Alloh banyak ragamnya….teguhlah karna Alloh semata.yakinilah amaliah yang anda yakini karna Alloh,karna Alloh maha mengetahui apa isi hati makhluknya,mau torekoh ataupun tidak…jangan di debatkan kalo sifatnya memonjokan suatu kaum.apa lagi umat islam sendiri,kanjeng Rosul tidak punya sifat DEmikian…mudah mudahan jadi masukan.mohon maaf juga pada sohibul bait.kepanjangan

    1. Ali Reza Avatar

      Terima kasih

  4. akhmad masruri Avatar
    akhmad masruri

    urusilah diri kita masing2….!!!!!

    1. Ali Reza Avatar

      Amar makruf nahi mungkar tidak (boleh) mati

  5. hazfanboy Avatar

    ucaplah alhamdulillah syukur kita kepada allah…selawat ke ats nabi ya rasulullah.

  6. mansyur Avatar

    nafsi..nafsi…

  7. Emansipasi Al_Kazim Avatar

    salam kenal..

    harap dapat bergabung dengan anda dan berkongsi ilmu, insyAllah.

  8. Al Kisah Avatar

    Mau komentar kok keliatannya pada pinter semua, ana jadi minder deh

  9. Hj Abdullah Muhamad Avatar
    Hj Abdullah Muhamad

    Salam. banyak pandangan yang mengkafirkan gulungan syiah, malah ada kalangan pengajar agama menyamakan bahawa mereka seperti orang kafir lain. saya terbaca artikel berkaitan fahaman syiah dan tertarik dengan pandangan yang menjelaskan bahawa pasa asalnya Syaiah tidak bercanggah dengan Ahli Sunah. Perbezaan pendapat hanya berlaku ketika menentukan siapakah yang layak menjadi khalifah Islam selepas kewafatan Rasulullah, dimana Gulungan Syiah bermatian berkehendakan Saidina Ali atas alasan hubungan kekeluargaan paling dekat dengan Rasulullah.Hal ini tidak sekali kali merosakkan aqidah.

    Sebagaimana fahaman Ahlu Sunnah, terdapat pecahan kecil yang lari dari aqidah Ahli Sunnah sehingga fahaman mereka di fatwakan terkeluar dari ajaran Islam. Hal yang sama berlaku dikalangan pengikut Syiah yang telah menyimpang jauh dari pegangan Syiah awal ketika zaman sahabat. Gulungan ini dikira tidak lagi Islam

    Pohon pandangan tuan. Terima kasih

    1. Ali Reza Avatar

      Assalamualaikum. Perbezaan mengenai siapa yang layak menjadi khalifah selepas rasul memang menjadi salah satu perbedaan. Mengapa gulungan Syiah berkeras agar Saidina Ali yang menjadi khalifah bukan semata hubungan kekeluargaan, tapi diyakini beliau lebih utama dan inilah perintah Allah melalui rasul, sehingga menjadi bagian dari akidah. Tentu hal ini tidak mengeluarkan gulungan Syiah dari kerangka basis Islam dalam syahadat: Allah Maha Esa dan Muhammad Utusan Allah.

      Perbedaan memang hal natural. Dalam satu keluarga dan satu didikan, kita bisa berbeda pandangan. Dalam Syiah ada yang berbeda pandangan, begitu pula dalam Ahli Sunnah. Jikalau Tuhanmu menghendaki, tentu Dia menjadikan manusia umat yang satu, tetapi mereka senantiasa berselisih pendapat, kecuali orang-orang yang diberi rahmat oleh Tuhanmu. (QS. Hûd : 118-119)

      Perbedaan itu jangan menjadikan kita lemah karena memecah belah. …Janganlah kamu termasuk orang-orang yang mempersekutukan Allah, yaitu orang-orang yang memecah belah agama mereka dan mereka menjadi beberapa golongan. Tiap-tiap golongan merasa bangga dengan apa yang ada pada golongan mereka. (QS. Ar-Rûm [30]: 30-32). Terima kasih.

  10. kinoy Avatar
    kinoy

    asslmualaikum…klo kita sama sama islam sama sama mnyembah allah swt knpa harus saling menyerang?? beristigfarlah…disaat bginilah setan menyusup mempengaruhi hati kita .
    :-)

  11. LASKAR SEMUT PUTIH Avatar
    LASKAR SEMUT PUTIH

    Afwan kalau ada Org hanya bisa mengatakan Ini bid’ah,,,,itu bid’ah,,,,,biasanya Makhluq ini adalah
    Mata2 / Antek2 buatan Amerika yg ingin menghancurkan ISLAM,,, jd G perlu di Jawab, sebab tdk akan nyambung,,,Gunakan saja seperti yg Rosulullah Ajarkan kpd Kita yaitu,,,,,,Khudz Afu, wa’mur bil Urfi,,,,wa A’ridh Anil Jahilin,,,,Artinya: Ambil dan terimalah ma’af dari nya,,,,Dan perintahkan Dia untuk berbuat Amal Ma’ruf ,,,,serta Berpalinglah dari Orang2 yg merasa Dirinya lebih pintar….ber palinglah,!!! Insya Allah kalau 3 Pesan Rosulullah ini di Jalankan/ di perktekan Kita akan selamat
    Dunia & Akherat…! Dan Kita G perlu melayani Makhluq yg ngamuk2 seperti Anak Lele,,,,Wa syukron,,,,,Taqobballallahu Minna Waminkum Fataqobbal Yaa Kariiiiiim,,,,,!!!!!

  12. sayuelros Avatar
    sayuelros

    Asalamu’alaikum wr.wb.
    saya dari kota lasem jawa tengah….
    artikel yang sangat baik dan menambah wawasan…
    memang sudah adat dalam dunia Islam, bersalaman dengan menyucup tangan, apalagi dengan seorang wali, yang mana mereka adalah kekasih Allah dan sangant ‘aliim.
    seperti itu tidak lain hanya ingin mendapatkan barokah dari kekasih Allah….
    dan yang perlu kita ketahui bahwa barokah itu meman gbenar adanya, sperti halnya seorang sahabat yang berdo’a kpada Allah dengan lantaran pamanNya Nabi Muhammad.
    dan yang perlu kita ingat adalah kita jangan taqlid buta (kepada wali atau kiyai), dengan mendewakan mereka, lebih mengutamakan mereka daripada Qur’an dan Hadits,
    taqlid buta merupakan suatu kekufuran.
    terikasih

  13. omar Avatar

    Ass….tulis dgn betul sobat….Alloh tu apa? so sebut Allah tu alloh….sebab Alloh tak ada dlm kitab suci yg Alloh melainkan Allah…terimah kasih

  14. khameini Avatar
    khameini

    penulis blog ini tolol ahli khurafat dan suka cerita-cerita takhayul, pantes seperti kebiasaan ajaran syiah bisanya hanya dongeng dgn penuh dusta. menterjemahkan al qur’an hanya sesuai akal dan hawa nafsunya sj,dasar goblog.
    wali mana yg sakti coba ente sebutin dan habib mana yg sakti hah..hah..! apalagi habib-habib syiah di negri ini bisanya hanya mencela, cerita dgn segala kedustaannya. habib- habib syiah omong kosong berbunyi tut..tut, sesat…!

  15. ahmadjava Avatar

    @khamaeni : setan dalam perwujudan manusia, penuh sifat hasut iri, dengki, seolah islam kamu yang ciptakan sehingga kmu berhak memfonis orang lain kafir, salah dan sebagainya, hanya syetan dan iblis yang punya sifat seperti anda, islam bukan organisasi, islam bukan kelompok, islam adalah prilaku,akhlak, dan jalan hidup, gak usah menyalahkan siapa2 perbaiki hati dan prilaku anda sehingga tdk menghina orang lain, benar dan salah ada di tangan Allah, bukan kamu yang berhak mengatakan orang lain kafir dsb, segera tobat mohon safaat dan hidayah Allah, sehingga sifat iri dengki hasut dan syirik jauh dari hatimu, na’udzubillah tsumma na’udzubillah

  16. Puisi_Kesunyian Avatar
    Puisi_Kesunyian

    Masyaallah..Bersabarlah agar jalan syaitan tertutup untuk memasuki hati kita,jangan ada pertengkaran.
    Perbedaan pendapat itu boleh tapi mari kita jadikan Rahmat untuk kebaikkan,jika ada yg tidak setuju dgn blog ini jgn merendahkan dan jika ada yg setuju dgn kisah dlm blog ini jgn berbalas dgn nafsu,mari semua ini kita jadikan Pelajaran,bahwa sesuatu yg kita anggap Baik dan Benar itu tidak selalu dianggap Baik dan Benar oleh orang lain,mari kita berdoa semoga ALLAH membuka Hati & Akal kita untuk bisa mengerti dan memahami Kebenaran-kebenaran dari-Nya…Amin

  17. ahmad lufi Avatar
    ahmad lufi

    assalamualaikum wr wb

  18. al-khodir Avatar
    al-khodir

    assalammualaikum>>….ente pada berantem aja>>>>hai saudara2ku kebenaran yang anda bilang benar tu hanya prasangka anda saja semua kebenaran hanya ada pada allah yang hak……! berbanyaklah tafakur pada diri kita sendiri dan belajarlah untuk mengenal diri kita baru kita bisa mengenal allah kalau anda belum mengenal diri anda sendiri jangan banyak berbicara tentang allah dan wali allah?

  19. Al-banjari Avatar
    Al-banjari

    Woy, kita sbg org yg lemah gk usah banyak omong. . .
    Semua orang kalau shalat pasti mengatakan Allah huakbar. . .
    Jadi tidak ada pebedaan dalam islam. . .
    Kita semuanya lemah. . .
    Kita orang awam bro jadi jangan memecah kaya gitu bro. . .
    Kalau memang menurut anda tidak benar silahkan cari blog lain dan bila menurut anda silahkan tongkrongin dan baca. . .

Tinggalkan komentar