-
Continue reading →: Tidak Seperti Orang Iran Melihat PemimpinnyaKetika mendengar akan ada pertemuan umum (didâr-e umûmî) dengan rahbar di kompleks haram, segera saya menyambutnya dengan mendaftarkan diri sebagai peserta. Tanggal 14 Khordad merupakan hari libur nasional di negeri Iran untuk memperingati wafatnya Imam Khomeini. Pagi-pagi sekali pada hari Selasa, 4 Juni 2013, saya mendatangi musala untuk salat dan sarapan lalu kemudian meninggalkan asrama…
-
Continue reading →: Bahkan Imam Khomeini Menghemat Tisu
Selain para wanita dan pria klimis, siapa lagi orang yang paling boros dalam menggunakan tisu? Saya menyimpulkan bahwa mereka adalah para sopir angkutan umum. Dalam beberapa waktu belakangan, kita bisa melihat banyaknya penjual tisu murah di pinggir-pinggir jalan, terminal, dan pemberhentian lampu merah. Dengan selembar uang minimal Rp 3.000, kita sudah bisa mendapatkan…
-
Continue reading →: Pengakuan Yasir Qadhi tentang SyiahAbu Ammaar Yasir Qadhi dilahirkan di Houston, Texas, dari sebuah keluarga imigran Pakistan. Ketika berusia lima tahun, keluarga membawanya pindah ke Jeddah, Arab Saudi. Di sana, ia mempelajari hadis sampai kemudian meraih gelar magister bidang teologi dari Islamic University of Medina. Pada tahun 2005, ia kembali ke Amerika Serikat dan menjadi salah seorang penceramah paling populer sekaligus pendiri AlMaghrib Institute yang mengajarkan…
-
Continue reading →: Presiden Iran Bersama Penduduk Suni
Presiden Iran terpilih, Hujjatul Islam wal Muslimin Hassan Rouhani mengunjungi propinsi Timur Iran yang mayoritas berpenduduk ahlusunah, Sistan Baluchestan. Dalam pertemuan tersebut, ia menyempatkan hadir bertemu dengan para tokoh dan ulama suni, termasuk Syekh Abdolhamid Ismaeelzahi, yang selama ini dicitrakan sebagai ulama suni yang “dizalimi” oleh pemerintah Iran.
-
Continue reading →: Persahabatan Seorang Pastor dengan Sang Syekh
Lahir dari sebuah keluarga religius di daerah Abadan (Iran) pada tahun 1962, Mansour Leghaei adalah doktor bidang teosofi dan pernah menjadi murid dari ulama besar seperti Ayatullah Vahid-Khorasani, Ayatullah Javadi-Amoli, Ayatullah Mesbah-Yazdi, dan Ayatullah Bahjat. Pada usia 32 tahun, tepatnya tahun 1994, ia bersama keluarganya tiba untuk pertama kalinya di Australia.










