-
Continue reading →: Jangan Pernah Bandingkan Fātimah dengan Aisyah“Apakah Anda ingin agar saya menyamakan ‘Ā’isyah r.a. dengan kedudukan Fatimah? Kalau saya lakukan itu, saya kembali ke masa jahiliah!” Kalimat tegas itu dilontarkan Dr. Adnan Ibrahim—cendikawan sunnī asal Palestina—kepada Syekh ‘Utsmān Al-Khamīs (Othman Alkamees)—ulama salafī asal Kuwait. Reaksi itu dilakukan lantaran ‘Utsmān Al-Khamīs menuding Adnan Ibrahim sebagai penganut Syiah…
-
Continue reading →: Halo Effect dan Horn Effect dalam Memahami Sejarah IslamSeorang dai Syiah memuji sahabat nabi, Khālid bin Walīd, sebagai seorang ahli strategi perang yang sukses. Selesai ceramah, panitia penyelenggara meminta sang dai untuk “mengklarifikasi ucapan tentang Khālid”. Sayyid Ali Imran, dai muda itu, bingung. Mengapa ucapannya memerlukan klarifikasi? Panitia bilang, pujian terhadap Khālid mengesankan dia sebagai figur yang baik.…
-
Continue reading →: Persatuan Sunnī dan Syiah: Antara Ilmiah dan AmaliahKita semua tahu atas apa yang menimpa umat Islam saat ini. Zionisme global dan kolonialisme Barat mengira mereka berhasil menguasai kehidupan kaum muslim. Tapi setelah berdirinya Republik Islam Iran, Barat menyadari kekeliruannya. Kini, umat Islam harus menghadapi perang ekonomi, politik, dan budaya dari internal maupun eksternal. Termasuk perang di Palestina…
-
Continue reading →: Mustahil Sunnī-Syiah Bersatu Tanpa Saling MengenalSejak awal, Islam hadir dengan dasar dua kalimah. Pertama mengajak manusia pada kalimatut-tauhīd dan kedua upaya memperkuat tauhīdul-kalimah. Semasa hidupnya, Nabi ﷺ memberikan perhatian khusus pada dua kalimah itu. Jika beliau menyebarkan ajaran tauhid, beliau melakukan upaya yang sama untuk persatuan dan ukhuwah di kalangan umat Islam. Beliau membenci segala…












