-
Continue reading →: Hobi Main Game Menyatukan Remaja Suni dan Syiah di Arab SaudiSetiap Kamis sore, awal akhir pekan di Arab Saudi, anak-anak sekolah berkumpul di mal Euromarche, Riyadh. Tujuan utamanya satu: toko CD mainan. Harganya sekitar 20 Riyal; setara dengan Rp70 ribu. Harga murah dan kualitas sampul yang jelek mencerminkan CD mainan yang dijual ialah bajakan. Tapi siapa yang peduli? Anak-anak tetap…
-
Continue reading →: Mampukah Cerita Cinta Taj Mahal Menyatukan Suni dan Syiah?Tahun 1631, seorang wanita bernama Mumtaz Mahal wafat usai melahirkan. Meski suaminya seorang penguasa kerajaan besar, nyawa sang belahan jiwa tetap tak mampu diselamatkan. Shah Jahan, nama suami itu, memerintahkan agar istrinya diistirahatkan dalam bangunan megah terbuat dari marmer putih yang dikelilingi oleh taman laksana surga.
-
Continue reading →: Ratapan Duka Pengikut Ahlusunah di Bulan MuharamObaid Zia adalah suni. Keluarganya juga suni. Mereka semua mencintai Abu Bakar, Umar, Utsman, Ali. Mereka mengimaninya sebagai khulafaur rasyidin. Mereka percaya Aisyah sebagai teladan bagi istri nabi saw. Itulah keyakinan mereka; dan mereka bukanlah pengikut Syiah. Sebagai muslim, mereka mencintai nabi saw. dan mencintai orang-orang yang dicintai oleh nabi…
-
Continue reading →: Dilema Suni-Syiah (16): Setelah Wafatnya NabiSetelah bertemu dengan ulama Syiah, Raya Shokatfard kembali ke rumah singgahnya. Di kamar, dia duduk termenung cukup lama—memikirkan bahwa dirinya seolah sedang melakukan perjalanan melintasi zaman serta merenungi sejarah agama ini. Bagaimana mungkin agama besar ini memiliki konflik berkepanjangan di antara pengikutnya?
-
Continue reading →: Dilema Suni-Syiah (15): Bertemu Ulama SyiahRaya Shokatfard masih berada di kompleks makam Fatimah Al-Masumah, Qom. Berdiri di samping wanita Iran saat salat memberikan Raya perasaan hangat. Raya suka berada di sana, tapi bagaimana kalau dia tidak menggunakan tanah (turbah) yang biasa digunakan untuk sujud?







