Powered by
WordPress
  • Ciri-Ciri Ustaz “Ngepop”

    Oleh: Jalaluddin Rakhmat Nabi Muhammad saw. berkhutbah di Padang Arafah. Khutbah terakhir pada haji terakhir. Pada akhir khutbahnya itu beliau bersabda, “Rubba muballighîn aw’â min sâmi’in—Orang yang menyampaikan lebih sering dapat memelihara dari pada yang hanya mendengarkan.” Begitulah lahir kata mubaligh. Sejak itu, sepanjang sejarah Islam, ada sekelompok umat yang bekerja menyampaikan pesan Nabi. Ia…

  • Jelas Nabi Muhammad Bukan Seorang Paedofil

    Bukan hal baru kalau Nabi Muhammad saw. dihina. Berbagai jenis penghinaan sudah beliau terima bahkan sejak masa kehidupan beliau yang penuh kemuliaan. Meskipun fatwa hukuman mati terhadap Salman Rushdie yang dikeluarkan Imam Khomeini masih terus berlaku hingga saat ini, Daniela Santanchè, seorang aktivis gender Italia melanjutkan penghinaan tersebut dengan mengatakan bahwa nabi seorang paedofil.

  • Wanita Muslim dan Kristiani Sama-Sama Wanita

    Wawancara dengan Joanna Francis (Penulis, Jurnalis USA) mengenai dunia Islam dan wanita Muslim. Seseorang yang menginspirasi wanita lintas dunia dan lintas agama… Oleh: Mahvish Akhtar, Muslim Media News Service (MMNS) Ceritakan pada saya sedikit tentang diri Anda… Latar belakang Anda? Saya seorang wanita Katolik Amerika yang tumbuh sebagian besar waktunya bersama ibu tunggal saya beserta…

  • Surat dari Seorang Kristiani untuk Wanita Muslim

    Oleh: Joanna Francis © 2006 (Penulis, Jurnalis USA) Selama serangan Israel ke Lebanon dan “perang melawan teror”, dunia Islam menjadi pusat perhatian setiap warga Amerika. Saya melihat pembunuhan, kematian dan kehancuran yang menimpa Lebanon, tapi saya juga melihat sesuatu yang lain: saya melihat Anda. Saya tidak bisa menolong, tapi yang menjadi perhatian saya adalah setiap…

  • Kenali Bumi Tempat Kita Hidup!

    Pertanyaan penting pertama adalah kenapa bumi diciptakan? Dalam surah Thâha ayat 53, Alquran menyebutkan: “(Dia) yang telah menjadikan bagimu bumi sebagai hamparan dan yang telah menjadikan bagimu di bumi itu jalan-jalan.” Allamah Thabathabai dalam tafsir al-Mîzân (14/171) menjelaskan: “Kemudian Allah menempatkan manusia di bumi untuk menghidupkan kehidupan dunia, sehingga mereka dapat memperoleh ketetapan bagi kesenangannya…